Kamis, 07/03/2013, 04:23:10
PMI-ARC dan USAID Kerja Sama Program di Cilacap
-Laporan SL Gaharu

Ketua Bidang PB PMI Jateng sosialisasi program kerjasama PMI dan PM Amerika di Pusdiklat PMI Jateng, Semarang (Foto: Nashir)

PanturaNews (Semarang) - Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan Palang Merah Amerika (ARC) dan United States Agency of International Development (USAID), mengembangkan program Ketangguhan Masyarakat Pesisir (KMP) dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah, H. Thobari HR saat sosialisasi program PERTAMA (Pengurangan Risiko Bencana Terpadu Berbasis Masyarakat) di Pusdiklat PMI Jateng, Semarang, Kamis 7 Maret 2013 mengatakan, Cilacap merupakan kawasan pesisir yang rawan bencana.

Menurutnya, program ini membutuhkan kerjasama dan dukungan dari dinas-dinas pemerintah seperti BPBD, Bappeda, BMKG, BLH, Diknas, Dinsos, dan lainnya, agar dapat mengurangi kerentanan terhadap ancaman yang ada diwilayah pesisir melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, sosialisasi, dan penghijauan, imbuhnya didepan perwakilan dinas-dinas pemerintah provinsi.

“Sasaran program ini adalah masyarakat paling rentan di daerah rawan bencana dan kesehatan. Indeks bencana nasional untuk provinsi, Jawa Tengah ada di peringkat 1. Indeks bencana daerah kabupaten atau kota, Cilacap nomor 3,” ungkap Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah, Maduseno Widyoworo.

Dukungan pihak donor ini, kata Maduseno, akan maningkatkan kemampuan PMI dan masyarakat dalam hal kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana.

Dikatakan Korlap Program PERTAMA Jateng, Ali Masyhar, pelaksanaan program berada di 3 desa/kelurahan dan 3 sekolah yang berada di pesisir laut, yaitu Kelurahan Tegal Kamulyan, Kelurahan Cilacap (Kecamatan Cilacap Selatan) dan Desa Karang Benda (Kecamatan Adipala).

“Untuk sekolah yaitu SMPN 2 Adipala, MA Ihya Ulumuddin dan SMK Budi Utomo Cilacap. Program ini rencana akan dilaksanakan hingga bulan September 2014,” jelas Ali.

Sementara staf Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, M. Syafardi mengatakan, program ini akan bermanfaat bagi masyarakat untuk lebih siap siaga. Pihaknya juga menginformasikan bahwa saat ini tengah mengembangkan PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat).

Sejalan dengan itu, staf Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Diah memberikan masukan agar pelaksanaan program bisa bekerjasama dengan dinasnya di tingkat kabupaten.

“Program PMI ini dapat bersinergi dengan dinas kami dalam penguatan kapasitas masyarakat pesisir. Kami juga mengembangkan program pesisir panggung sebagai langkah mitigasi,” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita