Senin, 16/02/2026, 09:26:17
Dari Timbangan ke Tumbuh Kembang: Saat Mahasiswa KKN UPB Belajar dari Posyandu
OLEH: TIM KELOMPOK 12 KKN MAHASISWA UPB
.

PAGI itu, bukan ruang kelas yang menjadi tempat belajar, melainkan Posyandu di RT 06 RW 02 Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Di tengah tawa balita dan obrolan hangat para ibu, mahasiswa KKN dari Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes menemukan makna pengabdian yang sesungguhnya, belajar langsung dari denyut kehidupan masyarakat.

Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan posyandu bukan sekadar formalitas pendampingan. Mereka terlibat aktif dalam proses penimbangan berat badan anak, pengukuran lingkar kepala, lingkar lengan, hingga pengukuran tinggi badan.

Data-data itu mungkin tampak sederhana, tetapi di balik angka-angka tersebut, tersimpan harapan besar tentang tumbuh kembang generasi masa depan. Tak hanya balita yang hadir, beberapa ibu hamil juga turut memeriksakan kondisi mereka. Suasana posyandu pun terasa hidup.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya kehadiran warga yang sadar akan pentingnya pemantauan kesehatan sejak dini. Di sinilah mahasiswa menyaksikan secara langsung bahwa posyandu bukan sekadar agenda rutin bulanan, melainkan ruang edukasi dan kepedulian bersama.

Secara opini, keterlibatan mahasiswa KKN UPB dalam kegiatan ini menjadi cerminan kolaborasi nyata antara dunia akademik dan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga belajar memahami pentingnya pencegahan stunting, pemantauan gizi, serta peran aktif ibu dalam menjaga kesehatan keluarga.

Pengalaman ini memperkaya perspektif mereka bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek besar, melainkan dari perhatian pada hal-hal mendasar seperti kesehatan ibu dan anak.

Posyandu di RT 06 RW 02 menjadi bukti bahwa ketika masyarakat antusias dan generasi muda mau terlibat, tercipta ruang belajar dua arah. Warga mendapatkan tambahan tenaga dan semangat baru, sementara mahasiswa memperoleh pelajaran sosial yang tak akan ditemukan di buku teks.

Lebih dari itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menerima pelajaran, pengalaman, dan nilai kebersamaan.

Dari timbangan sederhana dan pita pengukur lingkar kepala, Mahasiswa belajar bahwa masa depan bangsa dimulai dari perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten.

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).

Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).

Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita