...tidak hanya memperdalam nilai religius, tetapi juga memperoleh ketenangan batin yang berdampak positif...
SEIRING kesibukan rumah tangga dan rutinitas harian yang kian padat, malam Jumat di wilayah Kadus Dua, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, selalu menghadirkan suasana yang berbeda.
Ketika waktu beranjak malam, para warga dari tingkat RT berkumpul bukan untuk sekadar berbincang, melainkan untuk mengikuti Yasinan rutin yang telah menjadi tradisi bersama. Kegiatan sederhana ini justru menjadi ruang penting dalam merawat kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar warga.
Yasinan rutin yang dilaksanakan setiap malam Jumat tersebut tidak hanya berisi pembacaan Surah Yasin dan doa bersama, tetapi juga menjadi wadah pertemuan sosial yang sarat makna.
Melalui kegiatan ini, warga dapat saling bertukar kabar, memperkuat rasa kekeluargaan, serta menumbuhkan kepedulian satu sama lain. Nilai kebersamaan inilah yang perlahan namun pasti mempererat hubungan antar warga masyarakat di lingkungan RT Kadus Dua.
Dari sudut pandang sosial kemasyarakatan, kegiatan Yasinan ini memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan lingkungan. Interaksi rutin yang terjalin setiap pekan mampu meminimalkan kesalahpahaman, membuka ruang musyawarah, serta memperkuat solidaritas warga.
Dalam banyak kasus, persoalan kecil di lingkungan justru dapat diselesaikan dengan baik berkat komunikasi yang terbangun dari forum-forum keagamaan semacam ini.
Lebih jauh, Yasinan rutinan ini juga menjadi sarana spiritual yang menenangkan. Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan keagamaan bersama memberikan ruang refleksi dan penguatan iman.
Warga tidak hanya memperdalam nilai religius, tetapi juga memperoleh ketenangan batin yang berdampak positif bagi kehidupan keluarga dan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini memiliki makna yang begitu dalam dan bermakna bagi tuan rumah setiap kegiatan yang di rolling setiap minggunya, bukan hanya untuk kebutuhan rohani bagi yang mengikuti, akan tetapi juga mendoakan bagi yang sudah tiada.
Adanya kegiatan ini yang berdampingan dengan adanya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebe,s yang kebetulan ditempatkan di wilayah Kadus Dua Desa Pagojengan ini, menjadi salah satu kegiatan yang bisa diikuti.
Mahasiswa dan ikut serta dalam kegiatan yang ada dalam masyarakat tersebut. Adanya Mahasiswa KKN ini menjadi sebuah momentum langka, dan terasa begitu berkesan karena kehadirannya yang bukan warga asli desa tersebut, akan tetapi ikut serta dalam kegiatan Yasinan rutin.
Mahasiswa KKN juga bisa lebih belajar dalam mendalami ilmu agamanya supaya lebih mendekatkan diri pada yang di atas dan mudah menghafal dengan bacaan doa dan tahlil yang dilantunkan secara bersama, kegiatan ini menjadi sebuah momen positif dan menjadi suatu kebiasaan sebuah motivasi dalam memperdalam agama.
Konsistensi pelaksanaan Yasinan tiap malam Jumat patut diapresiasi sebagai bentuk komitmen warga dalam menjaga tradisi dan nilai gotong royong. Tanpa perlu konsep yang rumit, kegiatan ini membuktikan bahwa kebersamaan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara Istiqamah.
Pada akhirnya, Yasinan rutinan di wilayah Kadus Dua, Desa Pagojengan, bukan sekadar agenda keagamaan mingguan. Ia telah menjelma menjadi perekat sosial yang menghubungkan hati antar warga, memperkuat silaturahmi, dan menjaga harmoni lingkungan.
Tradisi ini layak dipertahankan sebagai contoh nyata, bagaimana nilai agama dan kebersamaan dapat berjalan beriringan dalam kehidupan bermasyarakat.
Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah:
Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).
Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).
Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).