Kamis, 22/01/2026, 21:19:28
Bupati Pati Tersangka, Rumah Dinas Digeledah KPK
.
LAPORAN TIM PANTURANEWS

Foto: Ist

PanturaNews (Pati) – Langkah hukum tegas diambil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati periode 2025-2030, Sudewo. 

Setelah resmi menyandang status tersangka, tim penyidik KPK langsung bergerak cepat menggeledah rumah dinas serta kantor bupati yang terletak di kompleks Pendopo Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (22/1).

Penggeledahan Sejak Pagi Hari

Aktivitas di Pendopo Kabupaten Pati tampak tidak biasa sejak pukul 07.00 WIB. Sejumlah mobil hitam dengan pelat nomor luar kota, seperti H dan AB, terparkir berjajar di halaman. 

Personel kepolisian dengan senjata laras panjang tampak bersiaga di depan pintu masuk untuk memastikan proses penggeledahan berjalan lancar tanpa hambatan.

Penyidik KPK terlihat bergerak secara maraton. Dimulai dari penggeledahan di dalam rumah dinas, tim kemudian berpindah ke ruang kerja bupati, lalu kembali lagi ke rumah dinas untuk mengamankan sejumlah dokumen penting yang diduga berkaitan dengan perkara.

Buntut Kasus Pemerasan Jabatan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa. 

Kasus ini diduga melibatkan Sudewo dan beberapa kepala desa di wilayah Kabupaten Pati.

"Upaya paksa (penggeledahan) dilakukan untuk mencari bukti-bukti lain guna memperkuat bukti awal yang sudah dimiliki penyidik," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya.

Ia juga menambahkan bahwa kasus ini merupakan rangkaian dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK sebelumnya. 

Dalam operasi senyap tersebut, KPK berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp2,6 miliar.

Daftar Tersangka dan Keterkaitan Wilayah

Selain menjerat sang Bupati, KPK juga telah menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka dalam pusaran kasus yang sama:

   1. Abdul Suyono (Kepala Desa Karangrowo)

   2. Sumarjiono (Kepala Desa Arumanis)

   3. Karjan (Kepala Desa Sukorukun)

KPK mengindikasikan bahwa pola korupsi ini tidak hanya terjadi di Pati, namun juga memiliki keterkaitan dengan penyidikan yang sedang berlangsung di wilayah Kota Madiun. 

Hingga berita ini diturunkan, tim KPK dilaporkan masih berada di lapangan untuk melakukan pendalaman materi perkara.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita