DIARE merupakan suatu gejala klinik gangguan pada saluran pencernaan, dimana feses berbentuk cairan atau setengah cairan dan frekuensi terjadinya BAB lebih sering dari keadaan normal, sekitar empat sampai lima kali sehari. Diare juga akan mengakibatkan fatal apabila tidak segera di tangani, penderita bahkan bisa mengalami dehidrasi.
Masalah diare sampai saat ini masih seringkali terjadi terutama pada anak-anak yang umumnya belum bisa mengatur pola makan yang baik, serta seringkali mengkonsumsi makanan siap saji yang memungkinkan bisa menyebabkan diare karena kita tidak tahu bahan yang di gunakan baik atau tidak.
Terdapat tiga tipe diare, yaitu diare berair akut terjadi selama beberapa jam sampai beberapa hari, termasuk kolera, diare berdarah akut (disentri) & diare persisten berlangsung lebih dari 14 hari (Permatasari & Hartanti, 2011).
Diare juga dapat diatasi dengan menggunakan obat tradisional/obat herbal. Penggunaan obat tradisional saat ini semakin luas di masyarakat. Hal ini didasarkan atas penggunaan empiris. Obat herbal memiliki kelebihan bahannya mudah didapat, ekonomis, serta mempunyai efek samping yang relatif rendah.
Tujuan terapi pengobatan diare yaitu untuk mencegah pengeluaran air berlebihan, elektrolit, dan gangguan asam basa, menyembuhkan gejala, mengatasi penyebab diare, dan mengatur gangguan sekunder yang menyebabkan diare. Obat-obat yang digunakan dalam pengobatan diare dikelompokkan menjadi beberapa kategori yaitu antimotilitas, adsorben, antibiotik, enzim, dan mikroflora usus (Yulia et al., 2017).
Berikut 10 Jenis obat dan cara pengolahan tanaman herbal untuk mengatasi diare:
Konsumsi obat diare alami dari tanaman herbal, buah, atau rempah tertetu diyakini mampu meredakan diare karena memiliki efek antidiare. Berikut ini adalah beberapa jenis obat diare alami yang bisa anda gunakan:
-Buah Pisang: Obat mencret alami yang paling terkenal adalah buah pisang. Buah untuk diare ini dapat mencegah kram perut dan membuat feses menjadi lebih padat, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diare.Bukan tanpa alasan pisang menjadi pilihan buah untuk penderita diare.
Buah berwarna kuning ini mengandung pektin (serat laut air) yang dapat mempermudah kerja usus dalam mengolah makanan menjadi feses. Manfaat kalium dalam pisang juga bisa menggantikan elektrolit tubuh yang hilang akibat diare.
Tips mengolah pisang untuk mengatasi diare yaitu dimakan secara langsung,merebus pisang untuk mengatasi diare pada bayi dan anak-anak kita dapat merebus 180-200 gram atau sekitar 1 setengah buah pisang mentah bersama kulitnya selama 7-10 menit.
-Kunyit: Selain di gunakan sebagai bahan masakan, kunyit juga bisa di sajikan sebagaoi obat herbal untuk diare, pasalnya kunyit mengandung sifat antibaakteri yang dapat membunuh baakteri penyebab diare, dan kunyit memilik sifat antiradang yang dapat mengurangi peradangan di usus dan mengatasi diare.
Tips mengolah kunyit untuk mengatasi diare cukup mudah yaitu dengan merebus potongan kunyit atau melarutkan sejumput bubuk kunyit ke dalam segelas air hangat
-Kayu manis: Kayu manis juga dipercaya mampu mengatasi mencret karena memilik efek antidiare. Anda bisa coba minum 1 gelas air hangat dengan sejumput bubuk kayu manis dan perasan air lemon untuk meredakan mencret.
-Daun kelor: Daun kelor mengandung banyak antioksidan, seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid. Ketiga senyawa tersebut dapat memberikan efek antiradang, antibakteri, dan antidiare yang baik untuk melawan infeksi bakteri di saluran pencernaan.
Tips pengolahan daun kelor yang sangat umum adalh mengolahnya menjadi sayur bening, dan bila ingin menu yang lebih bervariasi daun kelor juga dapat diolah dengan cara di tumis atau di jadikan jus.
-Pala: Selain bisa menambah cita rasa pada makanan, pala juga bermanfaat untuk mengatasi mencret. Rempah tersebut mengandung senyawa antiradang, sehingga mengurangi sakit perut dan meredakan diare.Untuk menggunakannya sebagai obat mencret alami, Anda hanya perlu mengonsumsi 1 sendok mentega yang dilelehkan dengan sejumput serbuk pala.
-Biji bunga lotus: Kandungan flavonoid pada minyak biji bunga lotus diyakini memiliki efek antidiare dan mampu mencegah pertumbuhan infeksi bakteri penyebab mencret. Contohnya, Salmonella dan Escherichia coli.
Untuk mendapatkan manfaat bunga teratai ini, Anda cukup merendam biji bunga teratai dalam air hangat selama beberapa jam, lalu minumlah air rendaman tersebut selagi hangat. Bila perlu, tambahkan gula sesuai selera.
-Daun jambu biji: Nutrisi yang terkandung di dalam biji daun jambu biji bermanfaat membunuh bakteri penyebab diare.Studi yang di terbitkan di Revista do instituto de medicina tropical de sao paulo tahun 2008 menyebutkan bahwa ekstrak daun jambu biji bisa menghambat bakteri Staphylococcus aerus penyebab diare.
Saran penyajiannya adalah merebus 8-9 lembar daun jambu dan campurkan dengan air minimal 6 gelas lalu rebus hingga air mulai menyusut. Setelah itu,saring airnya dan minum sebelum menjadi dingin.
-Cuka apel: Cuka apel adalah ekstrak dari apel yang di fermentasika sehingga menghasilkan senyawa pektin yang akan mendorong pertumbuhan bakteri di dalam usus yang dapat melancarkan pencernaan dan meredakan peradangan usus akibat diare.
Cara membuat cuka apel untuk diare dilakukan dengan menambahkan 2 sendok cuka apel ke dalam segelas air putih dan tambahkan sedikit madu sebagai opsi agar rasanya tidak terlalu asam.
-Teh jahe: Kandungan yang terdapat pada jahe memiliki sifat antinyeri,antibakteri,antiradang,dan antioksidan yang dapat memberikan rasa nyaman pada perut saat sedang mengalami diare.
Jahe juga diketahui dapat membantu mengurangi penumpukan cairan dalam usus yang menyebabkan rasa mual, muntah, dan kram perut selama mengalami diare.
Cara membuat teh jahe relatif mudah, hanya perlu meerebus potongan jahe selama beberapa menit, lalu tambahkan perasan lemon atau madu untuk menambah cita rasa.
-Oralit: Oralit yaitu obat diare alami yang terbuat dari campuran air,gula,dan garam yang dapat menegmbalikan cairan tubuh yang hilang karena mengandung mineral dan elektrolit. Larutan oralit bisa dibuat dengan mudah dengan cara melarutkan 6 sendok teh gula pasir dan setengah sendok teh garam kedalam 1 liter air. Lalu aduk sampai merata dan minum larutan oralit tersebut sebanyak 250ml setiap 4-6 jam sekali.
Itulah beberapa obat diare alami yang dapat di konsumsi untuk meredakan gejala-gejalanya. Diare ringan umumnya bukan kondidsi yang berbahaya,namun tetap beresiko menyebabkan dehidrasi jika tidak segera di tangani dengan baik.
Oleh karena itu selain mengkonsumsi obat-obatan alami diatas,penderita juga di sarankan untuk rutin mengkonsumsi air putih kurang lebih 2 liter atau setara dengan 8 gelas perhari.
Namun jika kondisi tidak kunjung membaik, segera pergi ke apotek atau kunjungi rumah sakit atau pusat pelayanan kesehatan terdekat, untuk mengkonsultasikan-nya dengan dokter.