Senin, 09/10/2023, 22:03:41
Di APBD 2024, PKS Minta Pemkot Tegal Lebih Serius dan Berpihak Kepada Rakyat
LAPORAN SL. GAHARU

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, H. Amiruddin, Lc. (Foto: Dok)

…mengusulkan agar Walikota menghimbau jajarannya mengenakan pakaian ala santri…

PanturaNews (Tegal) - Fraksi PKS DPRD Kota Tegal mendorong agar di APBD 2024 nanti, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal harus lebih serius dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan 4 Program yang menjadi Dasar Kriteria Pemberian Dana Insentif Fiskal di quartal terakhir tahun 2023

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PKS, H. Amiruddin, Lc pada Pemandangan Umum Fraksi PKS DPRD Kota Tegal terhadap Raperda Kota Tegal Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024, Senin 09 Oktober 2023.

“Empat program ini, yaitu; Penghapusan Kemiskinan Ekstrim, Penurunan angka Stunting, Penggunaan Produk dalam Negeri, dan Percepatan Belanja Daerah,” terang Amiruddin.

Pada awal pandanganya, bahwa setelah mempelajari Raperda Kota Tegal Tentang APBD 2024, Fraksi PKS menyampaikan sikap politik yakni PAD tahun Anggaran 2024 direncanakan sebesar Rp 1.077.434.440.168, sementara untuk anggaran belanja direncanakan Rp.1.097.434.440.168.

Dengan melihat keadaan belanja lebih besar dari pendapatan, maka Tahun Anggaran 2024 mengalami defisit Rp.20.000.000.000. Defisit tersebut dapat ditutup dengan pembiayaan netto yang jumlahnya sama dengan defisitnya, sehingga silpa tahun berjalan diproyeksi nihil.

“Pertanyaannya, apakah prediksi silpa tahun 2023 tersebut sudah melalui perhitungan yang cermat dan realistis, berdasarkan realisasi anggaran pada bulan kwartal terakhir,” ungkap Amiruddin.

Selanjutnya Fraksi PKS minta penjelasan, apa sajakah prioritas kegiatan tahun 2023 yang tertunda yang akan diselesaikan pada tahun 2024, mengingat masa jabatan akhir Walikota Tegal berakhir Desember 2023.

“Apa langkah yang sudah dipersiapkan Walikota untuk menyiapkan proses pembangunan berkelanjutan, agar memastikan visi misi Tegal Berdedikasi bisa tercapai. APBD harus berpihak kepada rakyat,” tutur Amiruddin.

Disisi lain, Fraksi PKS mengapresiasi atas perolehan alokasi Dana Insentif Fiskal tahun 2024 sebesar Rp 6.661.035.000, dibanding tahun sebelumnya yang perolehannya nihil.

Meski demikian, perolehan insentif fiskal tahun 2024 tersebut belum cukup membanggakan, karena peluang total Dana Insentif Fiskal per daerah per tahun sebenarnya diatas Rp 100 miliar dari 19 indikator yang dikriteriakan.

Pada bagian akhir Pemandangan Umumnya, Fraksi PKS DPRD Kota Tegal mengingatkan, bahwa pada 22 Oktober mendatang adalah Hari Santri Nasional.

“Kami mengusulkan agar Walikota bisa menghimbau jajarannya untuk bisa mengenakan pakaian ala santri, sebagaimana dulu Walikota menghimbau jajarannya untuk mengenakan seragam TK, SD, dan SMA,” pungkas Amiruddin.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita