Kamis, 16/09/2010, 20:15:00
Lomba Perahu Dayung dan Tangkap Mentok di Waduk Penjalin
ZM-Zaenal Muttaqin

Pasangan peserta lomba balap perahu dayung di Waduk Penjalin, memacu perahunya menuju finis. (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Paguyangan) - Lomba perahu dayung dan tangkap mentok (Itik) digelar di lokasi Obyek Wisata (OW) Waduk Penjalin, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis 16 September 2010 siang. Acara tahunan yang digelar pada setiap pekan lebaran tersebut, cukup menarik perhatian pengunjung.

Lomba perahu dayung diikuti oleh 16 pasang pendayung dengan menempuh jarak 500 meter bolak-balik. Lomba dengan sistem gugur itu, akhirnya dimenangkan oleh pasangan pendayung, Amir dan Slamet sebagai juara pertama dan pasangan Casroh dengan Trisno sebagai juara dua.

Juara pertama mendapat hadiah seekor kambing dan juara kedua mendapat hadiah dua ekor ayam jago. Hadiah diserahkan oleh Asisten I Setda Brebes, Drs. H. Supriyono.

Sementara lomba tangkap mentok diikuti oleh puluhan warga setempat secara bebas dan memperebutkan 10 ekor mentok. Suasana riuh nampak sekali ketika para peserta lomba terjun dari perahunya, berebut menangkap mentok yang dilepas ke tengah waduk oleh panitia.

Ketua penyelenggara, Widi menuturkan, kegiatan lomba balap perahu dayung merupakan acara rutin tahunan yang digelar pada setiap pekan lebaran. Acara digelar dengan maksud untuk menarik pengunjung ke lokasi waduk yang dibangun sejak jaman Belanda itu. "Ini acara tahunan dengan peserta terdiri dari warga sekitar waduk," ujarnya.

Dikatakan, selama pekan lebaran di lokasi Waduk juga digelar pasar tiban yang diikuti oleh ratusan pedagang. "Untuk menarik pengunjung di sekitar lokasi Waduk juga ada pasar yang menyediakan bermacam kebutuhan, mulai makanan sampai barang-barang aksesoris," kata Widi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita