Minggu, 24/03/2013, 08:58:46
Direktur RSUD Kardinah Terpilih Jadi Ketua NU
JGH-Laporan Riyanto Jayeng & SL Gaharu

Abdal Hakim Tohari (kiri) dan KH Ibrohim (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, H. dr Abdal Hakim Tohari berhasil terpilih menjadi Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PC NU) Kota Tegal untuk periode 2013-2018, setelah terbukti mendapatkan dukungan 16 suara sah melawan H. Drs Abdul Jamil yang hanya memperoleh 15 suara, di Konferensi Cabang NU Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu 24 Maret 2013.

Salah seorang panitia Konfercab NU, Imam Abu Darin mengatakan, kandidat calon ketua semula ada tiga orang, namun salah satu kandidat yaitu dr Muslih Dahlan menyatakan mengundurkan diri dari bursa pencalonan. Sementara, ketua sebelumnya yaitu Basukiyatno, tidak mengambil kesempatan untuk mencalonkan diri kembali.

Menurut Darin, jumlah peserta yang memiliki hak suara ada 32 orang yang merupakan utusan dari pengurus cabang demisioner 1 utusan, masing-masing ranting NU mengirimkan 1 utusan, di Kota Tegal ada 27 ranting, maka ada 27 utusan mewakili masing-masing ranting serta utusan dari 4 pengurus NU tingkat kecamatan.

Dari total surat suara yang masuk, terdapat 1 surat dinyatakan tidah sah karena menulis dua nama sekaligus. Maka praktis tinggal 31 surat suara. Abdal Hakim Tohari meraih 16 dukungan dan Abdul Jamil hanya mendapatkan 15 dukungan.

“Sedangkan untuk posisi Ketua Syuriah NU dilakukan secara aklamasi oleh semua peserta, yang memilih dan menetapkan KH. M. Ibrohim untuk menduduki Ketua Syuriah NU,” kata Darin.

Secara terpisah, Sekretaris Rijalul Anshor Kota Tegal, Suwatmo menyatakan sangat tidak legowo dengan proses perhelatan Konfercab NU yang baru dilangsungkan tersebut. Pasalnya, kepengurusan NU Kota Tegal untuk masa yang akan datang ternyata tetap belum aktif mengakomodir generasi muda NU untuk duduk di dalam jajaran Syuriah dan Khatib.

“Kami menyayangkan susuanan kepengurusan NU yang baru yang tidak mengakomodir generasi muda NU untuk duduk di jajaran Khatib dan Syuriah. Untuk saya secara tegas menyatakan lebih baik mundur dari jabatan sekretaris Rijalul Anshor Kota Tegal,” tegas Watmo.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita