Rabu, 27/02/2013, 06:55:40
BNK Bantu Penyembuhan Para Pencadu Narkoba
-Laporan Zaenal Muttaqin

Kasubag Keuangan dan Perencanaan Keuangan BNK Brebes, Suswoyo

PanturaNews (Brebes) - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes, Jawa Tengah, akan membantu pecandu atau korban penyalahgunaan narkoba untuk menjalani terapi penyembuhan. BNK Brebes siap membantunya hingga sembuh di panti rehabilitasi pecandu narkoba di Lido, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan oleh Kasubag Keuangan dan Perencanaan Keuangan BNK Brebes, Suswoyo di Kecamatan Paguyangan. "BNK Brebes akan bantu pecandu narkoba untuk menjalani terapy penyembuhan," katanya kepada panturanews.com, Rabu 27 Februari 2013.

Menurutnya, pecandu atau korban penyalahgunaan narkoba dapat melapor ke BNK Brebes untuk mendapatkan bantuan penyembuhan. Pecandu yang dengan kemauan sendiri melapor ke BNK akan lebih baik daripada tertangkap oleh petugas. "Pecandu sebaiknya melapor untuk dibantu menjalani proses penyembuhan," ujar Suswoyo.

Dikatakan, korban penyalahgunaan narkoba yang telah melapor akan dibantu transportasi dan akomodasi perjalanan sampai ke tempat rehabilitasi di Lido dan biaya terapy ditanggung pemerintah. "Pasien atau pecandu hanya membiayai keperluan pribadinya saja selama di panti rehabilitasi," tutur Suwoyo.

Fasilitas yang diberikan oleh BNK Brebes tersebut merupakan bagian dari upaya memberantas penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Brebes. Selain itu, BNK Brebes secara rutin juga melakukan sosialisasi dan inpesi mendadak (sidak) di sekolah-sekolah. "Untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar BNK secara rutin menggelar sosialisasi dan sidak ke sekolah-sekolah," ucap Suwoyo.

Sosialisasi dan sidak ke sekolah-sekolah tingkat SLTA dilakukan satu paket termasuk tes urin bagi siswa yang dicurigai menggunakan narkoba. Sidak ke sekolah juga sebagai shok terapy agar siswa tidak menggunakan narkoba. "Sidak termasuk dengan tes urin jadi shok terapy bagi siswa," kata Suswoyo.

Pihak sekolah yang dilakukan sidak selalu merespon positif karena merasa terbantu dalam pembinaan siswa-siwanya. Sekolah terbantu karena shok terapy dari BNK lebih efektif dan menjadi shok terapy bagi siswa. "Selam ini sekolah selalu akomodatif dan merasa terbantu dengan langkah dari BNK," ungkap Suwoyo.

Ditambahkan, BNK Brebes secara rutin melakukan sosialisasi dan sidak ke sekolah setiap minggu dengan jadwal yang acak. Selama bulan Januari dan Februari 2013 ini sduah melakukan sidak ke SLTA di empat kecamatan, yakni Brebes, Jatibarang, Losari dan Tenjung.

Sementara kedatangan Suswoyo ke Kecamatan Paguyangan bersama dua stafnya dalam rangka monitoring kegiatan Kesatuan Aksi Masyarakat Anti (Kama) Narkoba dan Kesatuan Aksi Pelajar Anti (Kapa) Narkoba di kecamatan tersebut. Kegiatan monitoring juga dilakukan di seluruh Kama dan Kapa Narkoba di Kabupaten Brebes. "Monitoring kami lakukan pada semua Kama Narkoba yang jumlahnya 297 dan juga pada 325 Kapa Narkoba," pungkas Suwoyo.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita