PanturaNews (Pemalang) — Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Ponco Tani resmi beroperasi di Jalan Raya Bodeh, Kecamatan Bodeh, Pemalang.
Kehadiran lembaga swadaya ini diproyeksikan menjadi kawah candradimuka lahirnya berbagai inovasi teknologi guna menjawab tantangan modernisasi pertanian di tingkat tapak.
Peresmian yang dilakukan langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro tersebut bertepatan dengan Festival Sistem Tanam Padi Modern serta perayaan hari jadi Ponco Tani yang pertama.
Anom menilai, langkah Ponco Tani di sektor hulu menjadi pembeda di tengah riuhnya wacana hilirisasi pertanian.
"Banyak pihak berbicara mengenai hilirisasi, namun Ponco Tani justru memulai konsep hulurisasi melalui beragam inovasi yang bermanfaat langsung bagi petani. Terobosan teknologi ini terbukti mampu menekan biaya produksi secara signifikan," ujar Anom, Senin 15 Juni 2026.
Efisiensi ini, menurut Anom, menjadi kontributor penting dalam menjaga stabilitas stok beras nasional yang kini mencapai 5,3 juta ton di gudang Bulog.
Dalam kurun waktu satu tahun sejak berdiri, Ponco Tani mencatatkan akselerasi yang cukup agresif.
Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkap bahwa kelompok ini telah memproduksi hampir seribu unit alat dan mesin pertanian (alsintan) secara mandiri untuk menunjang kerja petani lokal.
Sumbangsih teknologi lokal ini dinilai relevan dengan target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pada 2026.
Founder Ponco Tani, Ponco Widodo, menegaskan status P4S yang baru diresmikan ini akan dioptimalkan sebagai ruang transfer pengetahuan dan teknologi.
Fokus utamanya adalah memacu kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus meregenerasi sektor agraria.
"Kami berharap tempat ini bisa melahirkan inovasi baru dan mencetak generasi petani muda yang mampu beradaptasi dengan teknologi," kata Ponco.
Sebagai bentuk dukungan konkret dari pemerintah pusat, dalam kesempatan tersebut Bupati Pemalang juga menyerahkan bantuan satu unit traktor crawler (rotavator) dari Kementerian Pertanian RI kepada UPJA Pajica Agro Teknologi Desa Bodeh.
Rangkaian acara ditutup dengan demonstrasi penggunaan alsintan modern serta peninjauan pameran produk pertanian lokal.