Sabtu, 17/11/2012, 12:39:02
Argo Anjlog, Semua KA Dialihkan Ke Jalur Tengah
-Laporan Takwo Heriyanto

Petugas PT KAI bekerja memindahkan gerbong KA yang anjlog (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Selama proses evakuasi Kerata Api (KA) Argo Anggrek yang anjlog di KM 163 Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 16 November 2012 sekitar pukul 14.30 WIB, semua KA dari arah Semarang ke Jakarta dan sebaliknya, dialihkan ke jalur tengah sampai evakuasi selesai.

PT Kerata Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, dari pukul 14.30 hingga Jumat 16 November 2012 malam, masih melakukan proses evakuasi, yakni dengan memindah empat gerbong kereta Argo Anggrek yang anjlok.

Dari pantuan PanturaNews.Com, petugas melakukan pemindahan empat gerbong kereta yang anjlok, agar roda kembali ke rel dengan menggunakan dongkrak. Perbaikan tidak hanya pada roda kereta yang anjlok, petugas juga terlihat memperbaiki bantalan rel yang rusak.

Asisten Humas Daop 3 Cirebon, Agus Salim, mengungkapkan bahwa evakuasi dilakukan dengan pemindahan empat gerbong kereta.

Akibat proses evakuasi yang berlangsung ini, menurut Agus Salim, kereta api dari arah Semarang ke Jakarta maupun sebaliknya, kini dialihkan ke jalur tengah, yaitu dari Stasiun Tegal ke Prupuk sampai ke Cirebon dan sebaliknya.

Dia mengatakan, hingga kini penyebab anjloknya empat gerbong kereta api eksekutif Argo Anggrek, masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Diberitakan sebelumnya, Kerata Api (KA) Argo Anggrek jurusan Stasiun Pasar Turi, Surabaya tujuan Stasiun Gambir, Jakarta, anjlog di jembatan sungai atau tepatnya di KM 163 Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 16 November 2012 sekitar pukul 14.30 WIB. Belum diketahui pasti penyebab anjlognya KA bernomor lokomotif CC 2039812 tersebut.

Dari pantauan PanturaNews.Com dilokasi kejadian, dari 9 rangkaian gerbong KA Argo Anggrek itu, sebanyak 4 rangkaian gerbong kereta yang keluar dari bantalan rel KA. Tidak ada korban yang mengalami luka-luka akibat insiden itu. Namun, ratusan penumpang sempat terlantar sekitar satu jam.

Bahkan, akibat anjlognya KA tesebut keberangkatan KA selanjutnya, yakni KA Cirek dari Stasiun Tegal tujuan Jakarta yang seharusnya diberangkatkan sekitar pukul 16.15 WIB dan KA Muria yang akan diberangkatkan dari Stasiun Tegal sekitar pukul 18.10 WIB, dipastikan mengalami penundaan keberangkatan. Sebab, empat rangkaian gerbong KA yang anjlog tersebut hingga kini belum dievakuasi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita