Jumat, 16/11/2012, 04:58:44
KA Argo Anggrek Anjlog, Para Penumpang Telantar
-Laporan Takwo Heriyanto

KA Argo Anggrek anjlog di KM 163 Desa Pebatan, Wanasari, Kabupaten Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Kerata Api (KA) Argo Anggrek jurusan Stasiun Pasar Turi, Surabaya tujuan Stasiun Gambir, Jakarta, anjlog di jembatan sungai atau tepatnya di KM 163 Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 16 November 2012 sekitar pukul 14.30 WIB. Belum diketahui pasti penyebab anjlognya KA bernomor lokomotif CC 2039812 tersebut.

Dari pantauan PanturaNews.Com dilokasi kejadian, dari 9 rangkaian gerbong KA Argo Anggrek itu, sebanyak 4 rangkaian gerbong kereta yang keluar dari bantalan rel KA. Tidak ada korban yang mengalami luka-luka akibat insiden itu. Namun, ratusan penumpang sempat terlantar sekitar satu jam.

Bahkan, akibat anjlognya KA tesebut keberangkatan KA selanjutnya, yakni KA Cirek dari Stasiun Tegal tujuan Jakarta yang seharusnya diberangkatkan sekitar pukul 16.15 WIB dan KA Muria yang akan diberangkatkan dari Stasiun Tegal sekitar pukul 18.10 WIB, dipastikan mengalami penundaan keberangkatan. Sebab, empat rangkaian gerbong KA yang anjlog tersebut hingga kini belum dievakuasi.

Salah seorang penumpang KA Argo Anggrek, Yudi (35) asal Surabaya saat dikonfirmasi terkait anjlognya KA yang ditumpanginya, mengatakan tidak tahu penyebabnya. Sebab, dirinya pada saat itu sedang tidur terlelap.

"Saya tidak tahu penyebabnya mas, karena sebelum KA anjlog saya sedang tidur," katanya.

Sementara, salah seorang petugas kondektur KA Argo Anggrek, Sadira mengatakan meski mengalami anjlog, namun perjalanan KA tetap diberangkatkan.

"Jumlahnya ada lima gerbong yang bisa ditarik untuk diberangkatkan kembali. Sedangkan empat gerbong lagi terpaksa ditinggal (diputus-red) karena anjlog yang selanjutnya untuk dievakuasi. Penyebabnya apa, kami sendiri juga belum tahu," ungkap Sadiro.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita