Kamis, 29/01/2026, 17:54:41
Mahasiswa KKN UPB Membuat Perpustakaan Mini di Tengah Pemukiman Warga Desa Pagojengan
OLEH: TIM KELOMPOK 12 KKN MAHASISWA UPB
.

Meningkatkan Minat Baca Anak di Zaman Modernisasi

DITENGAH gempuran algoritma media sosial dan game online, anak-anak menjadi unsur yang paling rentan terhadap informasi yang ada di media sosial, dan juga game online.

Hal itu juga membuat motivasi belajar, ketidak stabilan emosi menjadi mudah marah, membantah orang tua atau guru, serta terlibat dalam konflik dengan teman seusianya, memakai Bahasa yang kasar, berkurangnya interaksi sosial dan juga dapat menghambat perkembangan empati dan kemampuan kerja sama anak.

Mereka akan menjadi lebih individualistis dan kurang peka terhadap orang lain. Pemandangan menjadi tidak biasa, setelah adanya perpustakaan mini di Desa Pagojengan. Suara bising dari speaker ponsel sudah mulai meredup diganti oleh riuh rendah suara anak-anak yang antusias membalikkan halaman buku dan suara lantang pertanyaan.

Fenomena ini bukanlah kebetulan, melainkan buah karya dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes, yang mencoba melawan arus modernisasi dengan cara yang paling klasik namun fundamental: Mendirikan perpustakaan mini.

Tidak bisa dipungkiri gadget sudah menjadi pengasuh untuk anak-anak oleh orang tua, hal ini menjadi boomerang ketika sudah menjadi ketergantungan hal tersebut membuat menurunnya daya konsentrasi dan minat baca anak sejak dini.

Tim KKN Universitas Peradaban Kelompok 12 di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, bersimpati dan mengambil inisiatif, dengan menghadirkan buku tepat di jantung pemukiman warga.

“Harapannya dengan perpustakaan kecil-kecilan kami bisa menjadi hiburan anak-anak sekaligus untuk mengisi waktu luang untuk menggantikan penggunaan gadget,”.

Perpustakaan mini ini didesain dengan konsep yang sederhana. Bertempat di salah satu sudut strategis pemukiman, koleksi buku disusun sedemikian rupa agar mudah dijangkau oleh tangan anak-anakl. Koleksinya pun beragam, mulai dari buku cerita bergambar yang penuh warna, dongeng nusantara, pengetahuan tentang agama, hingga buku pengetahuan umum yang dikemas secara populer.

Buku tersebut didapatkan dari pihak pemerintah Desa Pagojengan yang meminjamkan beberapa buku yang ada di perpustakaan desa, hal ini sangat membantu para mahasiswa dalam mendapatkan buku bacaan khusus untuk anak-anak.

Keunggulan dari program ini bukan hanya pada ketersediaan bukunya, tetapi pada interaksi sosial yang tercipta. Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator yang mendampingi anak-anak, membantu mereka mengeja, hingga membacakan cerita dengan teknik storytelling yang membuat anak-anak semakin tertarik dan tidak mudah bosan.

Di sisi lain modernisasi membawa segudang kemudahan, tetapi literasi adalah pondasi yang tidak boleh dilupakan. Melalui langkah nyata Universitas Peradaban, Desa Pagojengan kini membuktikan bahwa di sela-sela gempuran teknologi, kecintaan terhadap buku masih bisa tumbuh subur, asalkan kita mau dan menghadirkan buku di tengah-tengah mereka.

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).

Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).

Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita