Senin, 22/09/2025, 13:31:18
Suasana KPT Brebes Sepi Usai Atap Teras Ambruk
Aktivitas Layanan Tetap Berjalan
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Suasana KPT Brebes Sepi Usai Atap Teras Ambruk, Aktivitas Layanan Tetap Berjalan

PanturaNews (Brebes) - Suasana Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) Pemkab Brebes, Jawa Tengah, tampak berbeda pada Senin (22/9/2025) pagi.

Bangunan megah berlantai enam itu terlihat sepi setelah insiden ambruknya atap teras depan sehari sebelumnya yang melukai dua pekerja konstruksi.

Pantauan di lokasi, dua pintu utama KPT Brebes digembok. Aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di kantor tersebut tampak masuk melalui pintu samping belakang. Tidak terlihat adanya apel pagi yang biasanya digelar setiap Senin.

“Senin pagi tadi tidak ada apel. Belum tahu sampai kapan,” ujar salah seorang ASN yang enggan disebutkan namanya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Tim Inafis Polres Brebes mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi. Mereka mendokumentasikan kondisi bangunan yang runtuh dari berbagai sisi.

Wakil Bupati Brebes, Wurja, memastikan pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa. “ASN bekerja seperti biasa, layanan normal,” katanya saat dikonfirmasi awak media.

Diketahui, bagian atap teras atau dropzone KPT Brebes ambruk pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Dua pekerja konstruksi yang tengah melakukan perbaikan tertimpa reruntuhan dan mengalami luka-luka.

Gedung KPT Brebes sendiri baru diresmikan pada 31 Agustus 2022 dengan nilai kontrak mencapai Rp110 miliar. Kantor pemerintahan tersebut dibangun di atas lahan 29.919 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 9.852 meter persegi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, Sutaryono, menjelaskan bagian yang roboh hanya dropzone. 

“Saat kejadian masih dalam perbaikan. Apakah ada unsur kelalaian atau tidak, masih kami selidiki,” jelasnya.

 Salah satu pekerja, Zamroni, menuturkan ia mendengar suara keras sebelum atap runtuh. “Saya sedang ngelas, tiba-tiba ada bunyi ‘bletak’ dari arah utara. Saya langsung lari,” katanya.

Dua rekannya, Juswanto (39) dan Abdullah (35), mengalami luka serius. Juswanto mengalami patah tulang, sementara Abdullah mendapat beberapa jahitan akibat luka terbuka. Keduanya kini menjalani perawatan di rumah sakit.

Ambruknya atap KPT sempat membuat panik warga sekitar. Saat kejadian, di area depan gedung sedang berlangsung perlombaan pushbike dan layang-layang yang digelar Pemkab Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita