PanturaNews (Brebes) — Inovasi layanan ketenagakerjaan Pemerintah Kabupaten Brebes, 'Yuh Ngasab Lur', resmi meraih penghargaan dalam kategori Pelaporan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025.
Program yang digagas oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) ini dinilai efektif dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada inovator program, Warsito Eko Putro, dalam rangkaian acara Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) di Gedung KPT Brebes, Selasa (12/5).
Warsito Eko mengatakan bahwa 'Yuh Ngasab Lur' bukan sekadar platform informasi, melainkan jembatan integrasi antara pencari kerja dengan sektor industri yang sedang berkembang pesat di Brebes.
"Yuh Ngasab Lur hadir untuk mendekatkan kebutuhan dunia usaha dengan para pencari kerja. Harapannya, masyarakat Brebes memiliki akses luas terhadap peluang kerja dan mampu meningkatkan daya saingnya," ujar Warsito.
Sistem ini menyediakan akses satu pintu yang mencakup beberapa hal. Diantaranya informasi lowongan pekerjaan terkini, program pelatihan keterampilan dan kompetensi, program pemagangan perusahaan dan konsultasi ketenagakerjaan terpadu.
Warsito mengatakan pentingnya kesiapan SDM lokal mengingat masifnya perkembangan Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB).
Menurutnya, inovasi ini menjadi kunci agar warga lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah industrialisasi daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowati, mengapresiasi capaian tersebut. Ia mencatat adanya tren positif dalam iklim kreativitas di Brebes.
"Tahun ini terdapat 53 karya inovasi yang berpartisipasi (dalam Krenova). Hal ini menunjukkan potensi kreativitas masyarakat Brebes terus tumbuh," kata Ineke mewakili Bupati Brebes.
Pemerintah Kabupaten Brebes berharap keberhasilan 'Yuh Ngasab Lur' dapat memicu perangkat daerah lain untuk melahirkan budaya kerja berbasis inovasi yang berkelanjutan demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.