Minggu, 13/07/2025, 13:37:23
Tuai Kritikan Pedas, Anggota Komisi IX DPR RI Sebut Anak Muda Susah Cari Kerja karena SDM yang Tak Kompeten
LAPORAN TIM PANTURANEWS

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Zainul Munasichin

PanturaNews (Jakarta) - Pernyataan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Zainul Munasichin, mengenai sulitnya mencari pekerjaan bagi anak muda Indonesia menuai kritik tajam dari warganet. 

Dalam sebuah wawancara kepada awak media,pada Jumat (11/7/2025), Zainul mengungkapkan bahwa salah satu alasan utama tingginya angka pengangguran di Indonesia adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Zainul berpendapat bahwa meskipun banyak lowongan pekerjaan yang tersedia, sebagian besar tidak bisa terisi karena rendahnya kompetensi SDM yang ada. 

"Jangan-jangan memang kita ini enggak siap SDM yang kompeten. Lowongan kerja banyak tetapi enggak keserap, karena standar SDM kita ini enggak kompeten untuk bisa mengisi lowongan itu," ungkap Zainul, di kantor DPP PKB Jakarta.

Menurut Zainul, masalah ini tidak hanya disebabkan oleh minimnya keterampilan yang dimiliki oleh para pencari kerja, tetapi juga oleh kurangnya penyesuaian antara sistem pendidikan dan tuntutan pasar kerja. 

Ia menyarankan agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap kurikulum pendidikan dan pelatihan untuk memastikan bahwa lulusan pendidikan Indonesia memiliki keahlian yang dibutuhkan di sektor industri.

Selain itu, Zainul juga menyoroti pentingnya iklim usaha yang sehat dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. 

Ia menjelaskan bahwa kesehatan sektor hulu, seperti kebijakan investasi dan kemudahan berusaha, sangat berperan dalam mengurangi pengangguran di Indonesia.

Ia mengatakan bahwa pada kuartal pertama tahun 2025, Indonesia mengalami lonjakan investasi yang signifikan hingga mencapai 15 persen. Namun, Zainul merasa heran karena lonjakan investasi tersebut belum berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Kenapa investasi yang besar ini tidak langsung berbanding lurus dengan jumlah tenaga kerja yang direkrut? Ada yang salah dalam sistem kita," ujar Zainul.

Pernyataan Zainul langsung mendapat tanggapan keras dari banyak pihak, termasuk warganet di media sosial. Banyak yang menilai bahwa pernyataan tersebut terlalu menyudutkan para pencari kerja, sementara sebagian lainnya menilai bahwa kualitas pendidikan dan pelatihan memang perlu diperbaiki. 

Beberapa netizen juga menyarankan agar pemerintah lebih banyak menyediakan program pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi anak muda.

Meskipun demikian, Zainul tetap berpendapat bahwa peningkatan kualitas SDM adalah kunci untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. 

Ia juga berharap agar sektor usaha di Indonesia semakin berkembang dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan yang berkualitas bagi masyarakat


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita