Sabtu, 09/11/2024, 10:36:30
Bawaslu Gelar Apel Siaga Pengawasan Pilkada 2024. Pj. Walkot Tekankan Pentingnya Netralitas
Apel
LAPORAN JOHARI

Ketua Bawaslu Kota Tegal, Fauzan Hamid

PanturaNews (Tegal) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tegal menggelar Apel Siaga Pengawasan Pilkada 2024, di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jumat 08 November 2024 malam.

Apel diikuti 444 Pengawas, terdiri dari 40 Pengawas Kecamatan, 27 Pengawas Kelurahan dan 377 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Ketua Bawaslu Kota Tegal, Fauzan Hamid dalam amanatnya menegaskan komitmen untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sebagai bentuk tanggungjawab dalam mewujudkan pemilihan yang aman dan damai.

Menurut Fauzan, jajaran pengawas dari tingkatan paling bawah yaitu Pengawas TPS, Pengawas Kelurahan dan Pengawas Kecamatan adalah ujung tombak dari Bawaslu.

“Saya ingin mengingatkan bahwa masing-masing dari diri kita memiliki tangung jawab yang sama besarnya dan sama beratnya untuk menjamin pelaksanaan pemilihan ini berlangsung secara demokratis sesuai asas Luber dan Jurdil,” ujar Fauzan.

Lebih lanjut kata Fauzan, banyak tugas yang sudah menanti para pengawas mulai dari tahapan kampanye, tahapan masa tenang, tahapan pemungutan dan penghitungan suara sampai dengan tahapan rekapitulasi hasil.

“Optimalkan pencegahan dengan identifikasi permasalahan dan isu-isu tahapan-tahapan yang dihadapi pada penyelenggaraan pemilihan sebelumya. Petakan potensi kerawanannya, jalin koordinasi dengan berbagai stakeholder, lakukan pengawasan secara melekat, catat hasil pengawasan yang bapak ibu lakukan,” ujar Ketua Bawaslu Kota Tegal.

Sementara Penjabat (Pj.) Wali Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono menekankan pentingnya peran netralitas dalam penyelenggaraan pemilu, baik dari segi Aparatur Sipil Negara (ASN), aparat keamanan, maupun seluruh pihak yang terlibat.

"Netralitas adalah landasan agar pemilu dapat berlangsung dengan adil, tanpa adanya kecurangan atau tindakan yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu," ujar Agus Dwi Sulistyantono.

Pj. Wali Kota Tegal juga mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Tegal untuk menjaga suasana yang kondusif, damai, dan tertib selama berlangsungnya pemilu. 

“Kita harus menjaga etika dalam berpolitik, menghormati perbedaan pilihan, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan kerusuhan. Pemilu bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang besar,” pungkas Agus Dwi.

 

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita