Kabid Dikdas Dindikpora Brebes memotivasi murid SDN 2 Gandasuli saat bersaing OSN tingkat provinsi.(Foto:Ist)
PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 10 murid Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersaing dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi, Senin 19 Juni 2023.
Perwakilan Kabupaten Brebes, terbagi menjadi dua tim untuk dua mata pelajaran yang dilombakan. Yakni, lima peserta untuk mapel lomba IPA dan lima lainnya mapel lomba Matematika. Pelaksanaan OSN tingkat provinsi 2023 tersebut, digelar secara online (dalam jaringan-red).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes melalui Kabid Pendidikan Dasar, Juwita Asmara mengungkapkan, mewakili dinas dan satuan pendidikan pihaknya merasa bangga atas prestasi peserta didik. Sebab, OSN menjadi kompetisi berjenjang sebagai wadah pembinaan murid berprestasi bidang akademik.
"Pelaksanaan OSN 2023 tingkat provinsi, digelar dua hari Senin-Selasa (19-20/6). Yakni, mapel lomba IPA diwakili lima pelajar pada Senin pagi. Dilanjutkan, lima pelajar pada Selasa pagi mapel lomba matematika," ujar Juwita saat dikonfirmasi Senin 19 Juni 2023.
Lima pelajar SD peserta OSN IPA, lanjut Juwita, meliputi Nelly Faoziyah dan Selvia Yunitasari dari SDN 2 Gandasuli. Kemudian, Faiz Nurul Anwar SDN 1 Sindangheula, Chandra Dwi Oktaviani, SDN 1 Bangsri dan Norma Yunita SDN 1 Grinting. Sedangkan, Sela Nurheni SDN 3 Cikakak, Askia Putri Ramadhani SDN 1 Dukuhlo, Arya Galang Purnomo, Alisha Nadia Zahira, Nasywa Alifia Hantoro SDN 1 Laren bersaing untuk mapel Matematika pada Selasa (20/6).
"Meski berlangsung secara daring, kami sangat optimis pelajar SD Brebes meraih hasil terbaiknya. Untuk hasil lolos tingkat nasional, pengumumannya akhir Juni," terangnya.
Sementara itu, Kepala SDN 2 Gandasuli Sucipto menambahkan, dengan pendampingan penuh dan penguasaan materi mapel lomba IPA. Pihaknya mengaku optimistis, dua anak didiknya mampu bersaing dan menghasilkan nilai terbaik di tingkat provinsi. Terlebih, OSN menjadi motivasi khusus bagi murid dalam menorehkan prestasi akademik.
"Apapun hasilnya di tingkat provinsi, tetap menjadi kebanggaan besar bahwa dua anak didik terbaik kami sudah mewakili Kabupaten Brebes. Harapannya, bisa lolos tingkat nasional," pungkasnya.