Rabu, 16/11/2022, 22:10:00
ASN Jangan Coba-Coba Korupsi. Nina: Bekerja Harus Dengan Hati dan Sesuai Aturan
LAPORAN RESMAN S

Bupati Indramayu, Nina Agustina menerima kunjungan Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat di Pendopo Indramayu. (Foto: Dok)

...korupsi menghambat pembangunan daerah…

PanturaNews (Indramayu) - Jaga nama daerah. Santuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak boleh Korupsi. Bekerja sesuai ketentuan dan didorong semangat sebagai tugas pelayanan.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Indramayu, Nina Agustina Da’i Bachtiar saat menerima kunjungan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat, Paula Hendry Simatupang di Pendopo Indramayu, Rabu 16 November 2022.

“Saya sebagai Kepala Daerah sering kali mengingatkan kepada perangkat kerja untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. Karena selain menghambat pembangunan daerah, juga berdampak kepada citra kepala daerah,” tegas Nina.

Bupati menyambut baik langkah BPK Provinsi Jawa Barat melakukan Sosialisasi Optimalisasi Peran, Tugas, Fungsi dan Nilai-Nilai Dasar BPK dalam Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara di Kabupaten Indramayu.

Sebagai Kepala Daerah, Nina sering kali mengingatkan kepada perangkat kerja di bawah untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. Bupati dampingi Sekda Indramayu, Rinto Waluyo dan kepala perangkat daerah.

“Soal ASN yang ditangkap, karena melanggar instruksi saya. Jangan coba-coba korupsi, karena kasus korupsi kemarin menjadi kasus terakhir,” jelasnya.

Selain itu, Bupati Nina Agustina menyatakan, bahwa para ASN di Kabupaten Indramayu dalam bekerja harus dengan hati dan sesuai aturan. Berkomitmen untuk menjaga integritas pegawainya, agar tidak terseret dalam pusaran korupsi.

Pada pertemuan itu, Bupati Indramayu Nina Agustina menyampaikan terimakasih kepada Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Paula Hendry Simatupang yang memberikan pemahaman kepada kepala perangkat daerah, terkait pengelolaan keuangan hingga pertanggungjawabannya melalui sosialisasi yang disampaikan di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita