Sabtu, 24/01/2026, 17:54:26
Pemkab Brebes Ambil Langkah Cepat Penanganan Darurat Banjir Bandang Sungai Keruh Bumiayu
.
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait melakukan langkah cepat dalam penanganan dampak banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Bumiayu pada Jumat malam (23/1). 

Prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga dan pemenuhan kebutuhan dasar logistik bagi para pengungsi.

Berdasarkan data terkini BPBD Brebes, banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Keruh. Dampak signifikan tercatat di Desa Dukuhturi, Desa Kalierang, Desa Adisana, hingga Desa Penggarutan. 

Tercatat 11 rumah warga hanyut, puluhan bangunan rusak, serta kerusakan pada fasilitas pendidikan dan rumah ibadah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Tahroni, menyatakan bahwa tim gabungan telah berada di lokasi sejak malam kejadian untuk menyisir korban dan memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal telah dievakuasi ke titik aman.

"Penanganan darurat sudah berjalan. Kami memastikan kebutuhan dasar warga, baik makanan maupun tempat pengungsian sementara, tertangani dengan baik. Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam atas musibah ini," ujar Tahroni saat memimpin koordinasi di lapangan, Sabtu (24/1).

Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Brebes menyoroti kondisi hulu Sungai Keruh di lereng Gunung Slamet yang mulai gundul sebagai faktor penyebab utama. 

Sekda menegaskan bahwa diperlukan pendekatan lingkungan yang komprehensif untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

"Ini merupakan alarm bagi kita semua. Kondisi hulu yang kehilangan fungsi serapannya memperparah dampak banjir. Kami akan segera berkoordinasi dengan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Tengah untuk langkah normalisasi dan tata kelola Daerah Aliran Sungai (DAS) secara menyeluruh," pungkas Tahroni.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita