Kamis, 22/04/2010, 20:52:00
Polder Kaligangsa Belum Maksimal Fungsi
YN-Yerry Novel

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) –  Fungsi polder di Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah, kegunaannya belum bisa maksimal. Pasalnya, akibat guyuran hujan satu malam, puluhan rumah dan puluhan hektar tanaman bawang di sekitar polder tetap terendam air. Padahal pembangunan polder itu  menelan anggaran sekitar Rp 3 miliar lebih ini, namun hingga kini belum bisa untuk mengantisipasi banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, Gito Musriyono membenarkan polder tersebut belum bisa difungsikan. Karena, masih perlu biaya yang sangat besar. Menurutnya, biaya yang harus disediakan sekitar Rp 9,5 miliar. Sedangkan, yang sudah dikerjakan selama dua tahap ini baru Rp 3 miliar saja.

“Untuk tahap kedua di tahun ini, nilainya Rp 1 miliar lebih, tapi hasil lelangnya hanya Rp 700 juta saja,” ungkapnya, Kamis 22 April 2010.

Ditambahkan, jika polder itu sudah jadi, dipastikan wilayah Kaligangsa dan sekitarnya, aman dari banjir. Namun karena dananya belum ada, pihaknya tidak bisa berbuat apa apa. “Tergantung dari dananya saja,” ujarnya.

Sedangkan, anggaran untuk penanganan banjir, seperti saluran sudah dianggarkan sekitar Rp 6 miliar lebih, sudah dilelangkan. “Hampir semuanya sudah dilelangkan, sedangka pengerjaannya awal mei ini,” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita