Beberapa anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan saat melakukan kunjungan kerja di lokasi Rusunawa. (FT: Agus Zahid)
Panturanews (Kajen) - Pemkab Pekalongan membangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) senilai Rp 10,6 miliar lebih di Komplek Bebean Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Rusunawa itu akan di huni 75 kepala keluarga (KK) tak mampu dengan sistem sewa murah.
Hingga Selasa 16 Maret 2010, kondisi fisik bangunan sudah mencapai 65 persen dan awal Mei 2010 rencananya sudah bisa ditempati. "Rusunawa yang kita bangun ini kondisi cukup baik, semi apartemen, tidak yang kumuh itu, tidak," ujar Bupati Pekalongan, Dra Hj Siti Qomariyah MA.
Bupati mengatakan, pemkab akan membantu masyarakat yang kurang mampu atau yang belum memiliki rumah dengan sistem sewa namun ringan. Kondisi ruangan tipe 27 dengan kelengkapan dua kamar, ruang tamu dan kamar mandi. "Sewa kita usahakan yang ringan, sehingga masyarakat mampu menjangkau. Saya kira cukup representatif untuk ditempati, selain itu juga biayanya ringan," katanya.
Head Manager PT Karya Sejahtera, Sumakna didampingi Manager Tekhnis, Kusno yang mengerjakan Rusunawa tersebut mengatakan, pembangunan Rusunawa dengan empat lantai ini menggunakan kontruksi beton kwalitas tinggi dengan paku bumi, sehingga sangat kuat dan tidak mungkin roboh. "Semuanya ada 80 ruangan, lima untuk perkantoran 75 untuk hunian," tuturnya.
Sementara Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan menilai, kontruksi bangunan Rusunawa itu cukup bagus dibanding pembangunan Pasar Kajen. Namun komisi C minta pagar ditinggikan lagi, agar penghuni yang mempunyai anak kecil merasa aman. "Kalau kontruksinya bagus dibanding pembangunan Pasar Kajen, namun keamanan pagar perlu diperbaiki sehingga anak kecil tidak bisa jatuh," ujar Wakil Sekretaris Komisi C, Sumar Rosul didampingi KH Muhtarom.