Senin, 24/02/2020, 11:53:53
Ancaman Jual Beli Online
Oleh: Ajeng Tiara Sekar Saputri

SEIRING perkembangan zaman, semua pekerjaan manusia akan dipermudah. Internet merupakan situs yang dimana seluruh dunia akan terhubung. Dengan adanya internet orang dapat berkomunikasi dengan mudah, walaupun dengan jarak yang jauh. Hal tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh para pedagang.

Dengan adanya internet, para pegadang tidak perlu capai-capai untuk mempromosikan dagangannya di lingkungan masyarakat. Mereka hanya perlu pempromosikan dagangannya lewat internet, atau bisa dinamakan dengan online. Para pedagang dapat mempromosikannya melalu aplikasi Facebook, Instagram, Whatsapp.

Bahkan sekarang juga terdapat aplikasi yang digunakan khusus untuk para pegadang untuk mempromosikan dagangannya yaitu aplikasi shopee, tokopedia, lazada, dan lainnya. Untuk para pembeli juga tidak perlu keluar rumah, dengan adanya situs belanja online, mereka bisa membeli sesuatu yang diinginkan melalui online.

Dengan adanya situs jual beli online maka para pedagang dan pembeli akan semakin mudah dalam melakukan kegiatan jual beli tersebut. Akan tetapi semakin dipermudah tak jarang banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang sering kali menipu baik menipu pedagang maupun pembeli.

Terkadang ada saja seseorang yang menipu orang lain dengan cara berpura-pura menjadi pedagang online, kemudian apabila ada yang ingin membeli  barang dagangan maka di pembeli harus menstrasfer uang senilai harga barang. Setelah si pembeli sudah mentransfer kemudian si penjual ini tiba-tiba memblokir akun si pembeli.

Alhasil si pembelilah yang rugi karena sudah mentransfer uang kepada penjual. Maka dari itu sebaiknya dalam melakukan transaksi lebih berhati-hati jangan mudah terpercaya. Kemudia  selain pembeli yang sering kena tipu, penjual juga bisa kena tipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Penjual online sering terkena tipu misalnya ada pembeli yang menghubungi penjual dengan alasan ingin membeli dagangannya kemudian pembeli meminta agar dagangannya di antar ke suatu alamat. Tak jarang setelah penjual melakukan pengiriman ke alamat yang dituju ternyata alamat tersebut adalah alamat bodong atau palsu.

Tujuan adanya jual beli online sebenarnya adalah untuk mempermudah antara penjual dan pembeli. Tetapi banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang terkadang merusak kepercayaan seseorang dalam melakukan kegiatan jual beli online.

Berikut adalah trik untuk belanja online dengan aman:

Bagi pembeli, apabila anda ingin membeli suatu barang lewat situs online maka ketahui dulu akun toko pedagang tersebut apakah asli atau abal-abal. Kemudian cari tahu dulu testimoni atau bukti dari pembeli lain yang pernah membeli barang di toko tersebut. Cari tahu testimoni yang banyak atau kumpulkan bukti yang banyak. Kemudian cari tahu alamat si pedagang tersebut.

Jika sudah yakin maka silakan melakukan transaksi. Kemudian untuk para pedagang, apabila ada pembeli yang meminta pesanannya untuk diantar maka ketahui lebih dulu alamatnya. Jika alamat tersebut dekat dengan lokasi anda berdagang maka silakan saja di antar, tetapi jika alamatnya jauh dari lokasi anda berdagang maka alangkah lebih baik jika pembeli di minta untuk mentransfer uang senilai harga barang, kemudian barang tersebut dapat dikirimkan melalui jasa pengiriman. Yang pastinya lebih praktis dan aman.

Sebagai penjual dan pembeli pastinya kita menginginkan sesuatu yang terbaik. Maka dari itu kita harus sama-sama saling bertanggung jawab dalam melakukan sebuah amanah.

Teruntuk penjual harus amanah dan bertanggung jawab dalam menjual dagangannya dan begitupun untuk para pembeli. Bertanggung jawab dalam melakukan pembelian, bagaimanapun para penjual bergadang untuk mencari rizki.

(Ajeng Tiara Sekar Saputri adalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita