hukum »
Kamis, 28/05/2026 12:48:04 Wib
Kemenag: Terduga Pelaku Pencabulan Santriwati di Pekalongan Pimpin Padepokan, Bukan Pesantren

PanturaNews (Jakarta) - Kementerian Agama (Kemenag) RI meluruskan pemberitaan terkait kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah. 

Kemenag menegaskan bahwa pelaku merupakan pemimpin sebuah padepokan, bukan pimpinan pondok pesantren seperti yang beredar di masyarakat.

Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Pendidikan Pesantren Kemenag, Basnang Said, setelah pihaknya melakukan verifikasi langsung ke lapangan melalui Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan.

"Kami pastikan lembaga tersebut bernama Padepokan Padhang Ati dan berlokasi di Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan," ujar Basnang Said dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (28/5).

Tidak Terdaftar dan Tak Berizin Resmi

Berdasarkan penelusuran dokumen dan data yang dilakukan oleh Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan, tempat kegiatan pelaku dipastikan ilegal secara operasional.

Berikut hasil verifikasi terkait status lembaga milik pelaku:

Nama Lembaga: Padepokan Padhang Ati.

Status di Kemenag: Tidak terdaftar dan tidak memiliki izin operasional.

Status di Kesbangpol: Tidak memiliki izin resmi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik setempat.

Oleh karena statusnya yang bukan merupakan institusi keagamaan resmi di bawah naungan Kemenag, pengelolaan ataupun pengawasan terhadap padepokan tersebut berada di luar kewenangan Kementerian Agama.

Penanganan Diserahkan ke Polisi

Kasus ini sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Pekalongan.

Rapat tersebut melibatkan Dinas Sosial, Kesbangpol, Camat Buaran, Camat Karangdadap, kepala desa, Babinsa, hingga Polres Pekalongan. Mengingat lembaga tersebut tidak berizin, seluruh pihak sepakat menyerahkan penuh perkara ini ke jalur hukum.

"Karena lembaga ini tidak terdaftar di Kementerian Agama maupun Kesbangpol, rapat koordinasi memutuskan penanganan kasus diserahkan sepenuhnya kepada Polres Pekalongan sesuai hukum yang berlaku," jelas Basnang.

Kemenag menyatakan mengutuk keras segala bentuk kekerasan seksual dan mendukung penuh kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa tebang pilih.

Berita Lainnya
Jumat, 29/05/2026 20:01:31 Wib
Ayah Perempuan Penyimpan Jasad Bayi di Tegal, Minta Polisi Tangkap Sang Pacar: Masa Depannya Hilang
Jumat, 29/05/2026 18:46:46 Wib
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional, DPC PPLIPI Gelar Senam Line Dance
Jumat, 29/05/2026 17:42:58 Wib
Soal Video Viral Pengejaran Mobil di Kota Tegal. Ini Kata Kapolres Tegal Kota
Jumat, 29/05/2026 14:17:58 Wib
Dapur Makan Bergizi Gratis Di-suspend BGN, Pemalang Jadi yang Terbanyak
Jumat, 29/05/2026 01:50:02 Wib
Usai Jalani Wukuf, Jemaah Haji Kloter SOC 6 Brebes Meninggal Dunia di RS Mina El Wadhi
Kamis, 28/05/2026 18:27:33 Wib
Ayah Tersangka Kasus Bayi dalam Lemari di Tegal: Anak Saya Bukan Kriminal, Dia Korban
Kamis, 28/05/2026 17:49:31 Wib
Berjalan Kaki 2,5 Km, Jemaah Haji Asal Brebes Tuntaskan Lempar Jumrah Hari Tasyrik Pertama
Kamis, 28/05/2026 12:48:04 Wib
Kemenag: Terduga Pelaku Pencabulan Santriwati di Pekalongan Pimpin Padepokan, Bukan Pesantren
Kamis, 28/05/2026 12:36:10 Wib
Pengasuh Padepokan di Pekalongan Ditahan Usai Diperiksa 12 Jam Terkait Pelecehan Santriwati
Kamis, 28/05/2026 00:18:14 Wib
Jemaah Haji Mulai Tahalul Awal Usai Lempar Jumrah Aqabah
Rabu, 27/05/2026 21:55:21 Wib
Kasus Dugaan Cabul Pengasuh Padepokan di Pekalongan Terbongkar, Puluhan Santri Dijemput Paksa Orang Tua
Rabu, 27/05/2026 21:28:01 Wib
Bupati Paramitha Serahkan Belasan Hewan Kurban Usai Sholat Ied di Salem
Rabu, 27/05/2026 21:04:54 Wib
Polres Brebes Salurkan 1.074 Paket Daging Kurban di Idul Adha 1447 H
Rabu, 27/05/2026 20:54:30 Wib
Sapi Kurban Lepas dan Tercebur ke Sungai di Pemalang, Dievakuasi Polisi dan Warga
Rabu, 27/05/2026 20:49:33 Wib
Gubernur Jateng Salat Iduladha Bersama Warga Huntara di Tegal, Serahkan Kurban Presiden dan Pribadi
Perhatian

Wartawan PanturaNews dilengkapi indentitas yang tertera pada box redaksi, jika terjadi pemungutan uang dalam peliputan berita. Hubungi Kantor Redaksi:Jl. Ayam No 29 Randugunting Kota Tegal atau E-mail:redaksi@panturanews.com atau HP:081575522283