PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, resmi meluncurkan program Balai Edukasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi (BESTIE) dan Polisi Peduli Sampah.
Langkah ini diambil untuk menekan volume sampah di Brebes yang kini menembus angka 1.300 ton per hari.
Peluncuran program yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (21/5/2026).

Acara ini dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Penuntasan Permasalahan Sampah oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga elemen masyarakat.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa persoalan sampah di wilayahnya sudah masuk dalam tahap menantang dan membutuhkan perhatian serius.
"Jumlah timbulan sampah di Kabupaten Brebes yang mencapai sekitar 1.300 ton per hari menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Karena itu, edukasi dan perubahan perilaku masyarakat menjadi langkah penting dalam mengurangi volume sampah," ujar Paramitha, Kamis (21/5).
Paramitha menjelaskan, penanganan sampah tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan pemerintah daerah. Perlu ada keterlibatan aktif dan perubahan pola pikir masyarakat sejak dari lingkungan rumah tangga.
Program BESTIE ini nantinya dirancang sebagai sarana edukasi terintegrasi agar masyarakat paham cara memilah sampah yang benar. Sementara untuk Polisi Peduli Sampah, diplot untuk memperkuat pengawasan di lapangan.
"Melalui program BESTIE dan Polisi Peduli Sampah, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Penanganan sampah harus dimulai dari kesadaran bersama," tandasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Brebes Moch Sodiq membeberkan data bahwa saat ini masih ada ratusan ton sampah di Brebes yang belum bisa dikelola dengan optimal setiap harinya.
Data Pengelolaan Sampah Brebes per Hari:
Total Sampah: ± 1.300 Ton
Belum Tertangani Optimal: ± 538 Ton
"Permasalahan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Perlu kesadaran dan keterlibatan seluruh masyarakat. Saat ini masih terdapat sekitar 538 ton sampah per hari yang belum tertangani secara optimal," ungkap Sodiq.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Brebes juga terus mengebut penguatan infrastruktur fisik. Mulai dari pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), penguatan TPS 3R, pengembangan bank sampah, hingga menjajaki kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Wartawan PanturaNews dilengkapi indentitas yang tertera pada box redaksi, jika terjadi pemungutan uang dalam peliputan berita. Hubungi Kantor Redaksi:Jl. Ayam No 29 Randugunting Kota Tegal atau E-mail:redaksi@panturanews.com atau HP:081575522283