pesona »
Jumat, 03/04/2026 14:45:49 Wib
Cahaya yang Padam: Prestasi Rudi Iteng untuk Teater Kota Tegal

REALITAS hari ini memperlihatkan satu pemandangan yang hampir sama di banyak ruang keluarga: masing-masing orang sibuk dengan handphone di tangan. Percakapan digantikan notifikasi, kebersamaan berubah menjadi keheningan yang dipenuhi cahaya layar.

Fenomena inilah yang menjadi titik berangkat, sekaligus kegelisahan kreatif Muhamad Rudianto atau lebih akrab dengan sebutan Rudi Iteng dalam menulis naskah “Cahaya yang Padam”.

Berangkat dari pengamatan atas kehidupan sehari-hari tersebut, naskahnya berhasil menembus 10 besar Naskah Teater Jawa Tengah yang digagas Iniibubudi. Publishing dengan 3 kurator yakni Hanindawan, Luna Kharisma serta Asa Jatmiko.

Sebagai seniman yang dikenal publik melalui perannya dalam film Turah, Rudi kembali menunjukkan konsistensinya dalam mengolah tema-tema sosial menjadi karya yang reflektif. Jika dalam film ia terlibat dalam potret kehidupan masyarakat pinggiran, kali ini ia menghadirkan potret keluarga modern yang terhubung secara digital, namun kerap terputus secara emosional.

Naskah “Cahaya yang Padam” mengangkat realitas keluarga masa kini yang sibuk dengan dunia online. Cerita berpusat pada sebuah keluarga yang masing-masing anggotanya tenggelam dalam aktivitas digital: orang tua yang disibukkan pekerjaan berbasis daring, anak yang aktif di media sosial, hingga yang larut dalam permainan gim. Di tengah kesibukan virtual tersebut, muncul persoalan-persoalan personal yang tidak pernah benar-benar dibicarakan secara terbuka.

Melalui konflik yang dibangun secara bertahap, naskah ini memperlihatkan bagaimana jarak emosional dalam keluarga dapat tercipta bukan karena perbedaan ruang, melainkan karena hilangnya komunikasi yang hangat. “Cahaya” dalam naskah ini menjadi metafora tentang perhatian, kepedulian, dan kehadiran nyata yang perlahan meredup di tengah cahaya layar gawai.

Masuknya karya Rudi Iteng dalam 10 besar ini menjadi bukti bahwa karya yang lahir dari pembacaan jujur atas realitas sosial memiliki daya kuat di panggung kurasi. Naskah ini tidak hanya relevan secara tema, tetapi juga menghadirkan refleksi yang dekat dengan pengalaman masyarakat hari ini.

Pengumuman tersebut merupakan bagian dari program penerbitan dan kurasi naskah teater Jawa Tengah yang melibatkan tiga kurator. Dari 52 naskah yang masuk dari 20 kota dan 42 penulis, terpilih sepuluh karya terbaik yang dinilai memiliki kekuatan gagasan, kedalaman tema, serta relevansi dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Salah satu yang mencuri perhatian adalah karya Rudi Iteng. Prestasi ini menjadi kado bagi pria kelahiran 2 April ini.

Masuknya karya Rudi Iteng dalam 10 besar ini menjadi bukti bahwa pelaku seni Teater Kota Tegal terus berkembang dan responsif terhadap perubahan zaman. Setelah sebelumnya Yono Daryono menerima penghargaan anugerah kebudayaan Jawa Tengah sebagai pelopor seni teater dari Kota Tegal. Prestasi ini juga memperkuat posisi Rudi sebagai seniman lintas medium baik film maupun panggung teater yang tetap konsisten mengangkat realitas sosial sebagai napas utama karyanya.

Ke depan, naskah-naskah terpilih tersebut direncanakan akan diterbitkan dan diluncurkan pada tanggal 6 Mei 2026 di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya penyediaan naskah teater yang segar dan mutakhir di Jawa Tengah, sekaligus menjadi referensi bagi kelompok teater, festival, maupun institusi pendidikan.

Selamat kepada Rudi Iteng atas pencapaian ini. Semoga karya-karya berikutnya terus menghadirkan cahaya refleksi bagi masyarakat Teater Kota Tegal maupun masyarakat luas.

Berita Lainnya
Rabu, 08/04/2026 17:44:16 Wib
Akses Alun-alun Tegal Ditutup Portal, Pedagang Adukan Wali Kota ke Senayan
Rabu, 08/04/2026 14:22:32 Wib
Darto dan Wasori Menang di Pilkades PAW Desa Plompong dan Songgom, Dinpermades: Sesuai Aturan
Rabu, 08/04/2026 14:10:18 Wib
Proyek Perluasan PPN Tegalsari, Jangan Mematikan Stakeholder Perikanan
Rabu, 08/04/2026 12:32:34 Wib
Kasus Korupsi Fadia Arafiq, KPK Periksa 63 Pejabat Pemkab Pekalongan. Ini Daftarnya..
Selasa, 07/04/2026 22:21:57 Wib
Miris, Dominasi Korban Obat Keras Ilegal di Tegal dan Brebes Masih Berstatus Pelajar
Selasa, 07/04/2026 15:52:28 Wib
Momen Panas! Menteri PKP Maruarar Sirait Terlibat Adu Argumen Sengit dengan Hercules Soal Lahan
Selasa, 07/04/2026 09:39:09 Wib
Menjemput “Godzilla” El Nino: Menguji Ketangguhan Mitigasi Kita
Selasa, 07/04/2026 00:35:32 Wib
Bandel, Lapak PKL di Jalan Protokol Pemalang Diangkut Paksa Satpol PP
Senin, 06/04/2026 23:59:19 Wib
Kereta Api Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Ratusan Penumpang di Angkut Gunakan 10 Bus
Minggu, 05/04/2026 21:33:07 Wib
Suhu Kawah Naik, Gunung Slamet Ditutup Total: Jangan Nekat Cari Jalur Tidak Resmi!
Minggu, 05/04/2026 16:04:18 Wib
Rebutkan 110 Kursi, 880 Siswa Pantura Ikuti Seleksi Beasiswa Harkat Negeri
Minggu, 05/04/2026 15:43:24 Wib
Kebijakan Car Free Day Perdana di Kawasan Alun-Alun Brebes, Tuai Pro Kontra. Pegiat Olahraga Happy, Warga Emosi
Minggu, 05/04/2026 08:45:22 Wib
Tumplek Ponjen, Mawiti Cinta: dr Setiawan Kautsar dan Rizqa Nur Kusumah
Sabtu, 04/04/2026 23:11:29 Wib
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Langsung! Pantau Kondisi Korban Banjir Demak & Salurkan Bantuan Ratusan Juta
Sabtu, 04/04/2026 21:09:42 Wib
Jembatan Kalibuntu Brebes Putus, 500 KK Terisolasi! Bupati Paramitha Langsung Turun Lokasi
Perhatian

Wartawan PanturaNews dilengkapi indentitas yang tertera pada box redaksi, jika terjadi pemungutan uang dalam peliputan berita. Hubungi Kantor Redaksi:Jl. Ayam No 29 Randugunting Kota Tegal atau E-mail:redaksi@panturanews.com atau HP:081575522283