Kamis, 28/02/2013, 05:25:53
Warga Miskin Terima Dana Bantuan Perumahan
-Laporan Zaenal Muttaqin

Warga penerima dana BSPS menghitung uang bantuan BSPS saat pencairan di Bank BRI (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 98 warga miskin di Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, cair . Pencairan tahap dua itu dilakukan pada Kamis 28 Februari 2013 di Bank BRI Unit Kaliloka.

"Hari ini pencairan tahap dua dan langsung diambil oleh penerima bantuan," ujar Sugeng Siswandi, selaku tenaga pendamping program BSPS Desa Batursari.

Menurutnya, masing-masing warga menerima bantuan total sebesar Rp 6 juta dan dicairkan dalam dua tahap. Dana bantuan dari Kementerian Perumahan tersebut langsung diberikan pada penerima yang selanjutnya untuk pengadaan material yang dibutuhkan.

"Dana bantuan setelah dicairkan langsung digunakan untuk pengadaan material yang dibutuhkan untuk rehab rumahnya," kata Sugeng.

Dikatakan, di Desa Batursari ada 98 rumah tidak layak yang mendapat masuk dalam program BSPS. Rumah sebanyak itu merupakan rumah yang masuk dalam kategori kurang layak yang memiliki beberapa kriteria.

"Ada beberapa kriteria untuk rumah tidak layak huni, diantaranya masih berlantai tanah, dinding dari papan kayu dan atap tidak layak," tutur Sugeng.

Ditambahkan, bantuan bersifat stimulan dan penerima bantuan diharapkan dapat mengembangkan untuk merehab rumahnya sehingga layak huni dan memenuhi syarat sebagai rumah sehat. "Warga penerima bantuan diharapkan menggunakan untuk merehab rumahnya menjadi layak huni," ucap Afifudin.

Sementara, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batursari, Judin mendukung adanya program BSPS dari Kementerian Perumahan Rakyat tersebut. Bantuan sebesar Rp 6 juta itu semakin bermanfaat dengan adanya dukungan warga lainnya melalui gotong royong.

"Ada dukungan gotong royong dari warga lainnya, sehingga manfaatnya makin besar," katanya.

Sementara itu, ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Desa Benda, Mahfudz mengatakan, dalam prakteknya program BSPS didukung dengan gotong royong warga sehinggal hasilnya lebih maksimal. Keguyuban warga untuk saing membantu menjadi penentu keberhasilan program dari Kementrian Perumahan tersebut.

"Adanya sifat saling membantu dalam bentuk gotong royong membuat program dapat terwujud secara maksimal," katanya.

Kata dia, di Desa Batursari masih banyak rumah yang masuk kategori tidak layak dan perlu mendapat bantuan. Sampai saat ini baru 98 unit rumah yang masuk dalam program BSPS tahun 2012 yang realisasinya pada tahun 2013 ini.

"Selebihnya telah diusulkan untuk bisa masuk dalam program BSPS tahun selanjutnya," pungkas Judin.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita