Rabu, 07/01/2026, 21:23:49
Jembatan Brebes-Tegal Terhenti Akibat Cuaca Ekstrem, Warga Gunakan Jembatan Darurat
.
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes)– Akses utama yang menghubungkan Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal melalui Desa Kaligiri, Kecamatan Sirampog, kini terpaksa dialihkan menggunakan jembatan kayu sementara. 

Langkah ini diambil setelah pembangunan Jembatan Glempang permanen dihentikan akibat cuaca ekstrem dan luapan Sungai Pedes.

Pembangunan jembatan senilai Rp1,9 miliar tersebut sebenarnya sudah mencapai progres 80 persen. Namun, intensitas hujan yang tinggi pada akhir Desember 2025 memicu arus deras yang menjebol talud pengaman pondasi dan oprit jembatan, sehingga pekerjaan harus dihentikan demi keselamatan pekerja dan struktur bangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, menjelaskan bahwa keselamatan masyarakat dan kualitas bangunan menjadi prioritas utama. 

Mengingat jembatan ini merupakan jalur vital, pihaknya segera membangun sambungan darurat agar mobilitas warga tidak lumpuh total.

"Sambil menunggu kelanjutan pembangunan di tahun 2026, kami sediakan jembatan darurat dari kayu. Ini penting agar anak-anak sekolah dan pekerja dari wilayah Bumijawa (Tegal) tetap bisa melintas menuju Sirampog (Brebes)," ujar Dani, Rabu (7/1/2026).

Kondisi di lapangan menunjukkan warga mulai melintasi jembatan kayu tersebut meski dengan kapasitas terbatas. Jalur ini merupakan akses strategis bagi warga di perbatasan dua kabupaten untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Salah satu warga sekitar mengungkapkan bahwa keberadaan jembatan darurat sangat membantu, meski mereka tetap berharap jembatan permanen segera diselesaikan.

"Kalau tidak ada jembatan kayu ini, kami harus memutar sangat jauh. Semoga cuaca segera membaik dan jembatan betonnya dilanjutkan," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk menganggarkan kembali kelanjutan proyek Jembatan Glempang pada tahun anggaran 2026. 

DPU Brebes akan melakukan evaluasi teknis terhadap sisa pekerjaan guna memastikan jembatan tersebut mampu menahan arus Sungai Pedes yang dikenal ekstrem saat musim penghujan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita