Mahasiswa yang tergabung di PMII menggelar aksi demo di kantor Bupati Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Belasan mahasiswa yang mengatas namakan diri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Brebes yang baru, Hj. Idza Priyanti SE dan Narjo, agar jangan coba-coba melakukan korupsi.
Disamping itu, mereka juga meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Brebes, agar tidak segan-segan untuk mencopot pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes yang terlebit kasus korupsi.
Permintaan tersebut disampaikannya saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Brebes dan Kantor DPRD serta Kejaksaan Negeri Brebes, dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi se Dunia, Senin 10 Desember 2012.
Koordinator aksi, Iin Hanafi mengatakan aksi demonstarasi yang dilakukannya itu, merupakan sebuah keprihatinan atas kondisi bangsa dan daerah Kabupaten Brebes yang mulai dilanda wabah korupsi. Kehadirannya di kantor bupati dan DPRD serta Kejaksaan Negeri Brebes, karena disitu menjadi tempat rawan terjadinya korupsi.
"Aksi Hari Anti Korupsi se Dunia yang diperingati tanggal 9 Desember 2012 ini, sengaja dilaksanakan mundur sehari, karena agar kantor pemerintahan masuk kerja," tuturnya.
Sementara Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE yang menemui para demonstran, mengaku mendukung atas pernyataan sikap anti korupsi tersebut. "Kami mendukung anti korupsi. Saya juga akan menata birokrasi di Brebes, agar anti korupsi dengan penanda tanganan pakta integritas," tegasnya.