Rabu, 28/11/2012, 08:59:20
Dugaan Praktik Makelar Jabatan Mulai Beredar
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Praktek dugaan jual beli jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, mulai beredar menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Brebes terpilih. Bahkan, sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah mengadukan ke aktivis LSM Mas Jaka, yang telah ditawarkan jabatan tertentu oleh oknum pejabat, namun dengan syarat harus menyetorkan uang hingga puluhan juta rupiah.

“Ada PNS yang telah menyetorkan uang hingga puluhan juta rupiah kepada oknum pejabat, sebagai uang muka untuk jabatan penting di Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD,” ujar aktivis LSM Mas Jaka, Aris Hada, Rabu 28 November 2012.

Menurutnya, oknum pejabat yang telah menjadi makelar jabatan mengklaim menjadi orang dekatnya Bupati terpilih. Tetapi dengan sikap para pejabat yang mengeruk keuntungan pribadi menjadi makelar jabatan, Bupati terpilih nantinya diharapkan bisa membersihkan para pejabat yang dianggap bermasalah dan mengotori pemerintahan baru, yang bisa merugikan kepemimpian Hj. Idza Priyanti SE, sebagai Bupati Brebes.

Dia mengatakan, dugaan praktik makelar jabatan atau marjab, sebelumnya sempat terjadi pada periode pimpinan kepala daerah terdahulu. Bahkan, DPRD Brebes sempat membentuk Panitia Khusus (Pansus) Marjab, tetapi sangat disayangkan hingga kini tidak ada tindak lanjut yang jelas.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita