Puti Guntur Soekarno (kiri) mencoba bati Tegal didanpingi Damayanti Wisnu Putranti (tengah) dan Rosalina Ikmal Jaya (Foto: Nino Moebi)
PanturaNews (Tegal) - Cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno mengaku sangat menyukai batik. Sejak kecil, putri Guntur Soekarnoputra itu sudah dikenalkan dengan batik oleh kedua orang tuanya. Di keluarganya banyak dikoleksi kain batik motif kuno, apalagi ibunya yang asli Jawa Barat adalah pencinta batik kuno.
Didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tegal, Rosalina Ikmal Jaya, Ketua Departemen Kesehatan DPP PDIP, Sere Tambunan, Anggota Departemen Pertanian Perikanan dan Kelautan DPP PDIP, Damayanti Wisnu Putranti SIP serta anggota Departemen Infokom DPP PDIP Ati Cahyanto, Puti berkesempatan berkunjung ke Sentra Batik Tegal di Kelurahan Kalinyamat Wetan, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin 01 Oktober 2012.
Pada kesempatan itu, Puti Guntur Soekarno yang juga Ketua Departemen Organisasi DPP PDI Perjuangan, pada Hari Batik Nasional 02 Oktober mengajak generasi muda tidak melupakan batik. “Jadikan batik sebagai budaya nasional. Para pembatik bisa lebih menghergai motik klasik, dan pembatik saya harap lebih inovatif mendesain ulang motif-motif batik yang sudah ada,” ujar Puti yang lebih suka mengenakan batik pada setiap kesempatan.
Dijelaskan Puti, maestro batik Indonesia, Iwan Tirta, selalu menggali motif lama dan menjadi pakem. Untuk menyesuaikan dengan perkembangan jaman, selalu dilakukan inovasi modivikasi motif.
Pada kunjungan di Sanggar Batik Rizki Ayu di Jalan Tuban 21 RT 03 RW 1 Kelurahan Kalinyamat Wetan itu, saking tertariknya dengan batik Tegal, Puti Guntur Soekarno memborong 25 potong kain batik Tegal berbagai motif seperti motif sawatan, ukel, cempaka putih, cempaka mulya, mayang jambe, kawung dan lainnya.