Ketua BPC Gapensi Kota Tegal, Asmawi Aziz (kanan) berbincang dengan KH Muktar Khudori ditengah acara halal bi halal (Foto: Gaharu)
PanturaNews (Tegal) - Diharapkan Pemerinta Kota Tegal, mempertegas dan memperhatikan para kontraktor. Hampir selama tiga tahun belakangan, para rekanan merasa sangat terpojok untuk mendapatkan pekerjaan. Walikota Tegal harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan , sehingga rekanan tidak gugur satu persatu.
Demikian diungkapkan Ketua BPC Gapensi Kota Tegal, Jawa Tengah, Asmawi Aziz, dalam Halal bi Halal Gapensi di Rumah Makan Famili_er di Jalan Gatot Subroto, Keturen, Tegal Selatan, Kota Tegal, Selasa 18 September 2012.
“Kami berharap walikota memperhatikan permasalahan di dunia kontraktor. Dan bagi orang atau lembaga diluar dunia kontraktor, jangan lagi ikut-ikutan main proyek. Selama ini mereka bermain untuk mendapatkan proyek, sehingga tidak sedikit pengusaha jasa konstruksi yang tidak kebagian pekerjaan,” tutur Asmawi yang mendapat aplaus dari 58 anggota Gapensi Kota Tegal yang hadir.
Hal senada juga dikatakan Ketua Kehormatan Gapensi Kota Tegal, H Husein Affif. Menurutnya, di saat iklimdi dunia jasa konstruksi tidak kondusif, Gapensi Kota Tegal ke depan harus menata diri, bermain sesuai atauran dan perundangan yang berlaku, agar di kemudian hari terhambat masalah hukum.
“Dalam menghadapi situasi yang tidak kondusif ini, Gapensi harus tetap berjalan sesuai dengan alurnya,” ujarnya.
Sementara untuk himah Halal bi Halal diisi oleh KH Muktar Khudori, Pengasuh Pondok Pesantren Yatim Al Munawaroh, Margadana, Kota Tega. Disela-sela ceramahnya, KH Muktar Khudori mengatakan, ditengah kondisi seperti sekarang ini, mudah-mudahan dengan kerja keras seluruh anggota dan pengurus Gapensi akan kembali lancar.