PanturaNews (Tegal) - Mahasiswa semester 2 Program Studi (Prodi) Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Pancasakti Tegal (UPS) nampak serius bergelut dengan lembar soal Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Fisika Dasar II, Selasa 5 Mei 2026.
Fokus ujian kali ini membedah tuntas materi kelistrikan yang menjadi salah satu kompetensi dasar bagi para calon guru sains.
Pantauan di lokasi, suasana di dalam ruang kelas gedung FKIP nampak hening. Para mahasiswa terlihat fokus mencermati soal-soal analisis terkait listrik statis hingga rangkaian dinamis yang membutuhkan ketelitian tingkat tinggi dalam perhitungannya.
Dosen pengampu mata kuliah Fisika Dasar II, Fahmi Fatkhomi, M.Pd, saat ditemui usai memantau jalannya ujian, menekankan pentingnya kesiapan mental dan materi bagi setiap mahasiswa.
Menurutnya, menghadapi mata kuliah eksakta seperti fisika tidak bisa dilakukan secara instan.
"Mahasiswa itu harus benar-benar prepare dan belajar jauh-jauh hari. Jangan sampai datang ke ruang ujian dengan persiapan kosong," ujar Fahmi di sela-sela kegiatannya.
Lebih lanjut, dosen yang dikenal dekat dengan mahasiswa ini memberikan catatan penting terkait kebiasaan belajar. Ia menyayangkan jika masih ada mahasiswa yang menerapkan Sistem Kebut Semalam (SKS) saat menghadapi pekan ujian.
"Belajar itu jangan pakai sistem SKS, tapi harus dibiasakan setiap hari. Fisika itu soal pemahaman konsep yang berkelanjutan, bukan sekadar menghafal rumus dalam satu malam," tegasnya.
Menariknya, Fahmi juga membagikan prinsip hidup yang unik bagi para mahasiswanya dalam menyeimbangkan antara akademik dan organisasi atau hobi. Ia berpesan agar mahasiswa pintar dalam membagi waktu secara profesional.
"Motto saya sederhana, jangan sampai belajar mengganggu waktu bermain. Tapi ingat, saat waktunya belajar, ya harus benar-benar belajar. Fokus itu kuncinya," imbuhnya sambil tersenyum.
Pelaksanaan UTS ini diharapkan tidak hanya menjadi tolak ukur nilai di atas kertas, tetapi juga membentuk kedisiplinan mahasiswa Pendidikan IPA UPS dalam menguasai konsep kelistrikan yang nantinya akan mereka ajarkan kembali di bangku sekolah kelak.