PanturaNews (Brebes) — Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menegaskan pemerintah daerah tidak ingin peristiwa banjir bandang yang merendam ratusan rumah di wilayah Ketanggungan kembali terulang.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Brebes memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat melalui proyek normalisasi masif.
Hal itu terungkap saat Pemkab Brebes dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung dalam pertemuan audensi agenda percepatan penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) Babakan.
Dalam audiensi yang digelar di Pendopo Brebes, Senin (4/5), terungkap bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan skema investasi sekitar Rp270 miliar.
Dana tersebut dialokasikan untuk program penanganan Sungai Babakan secara menyeluruh yang dijadwalkan berlangsung pada periode 2026 hingga 2028.
"Ini adalah momentum penting. Kami sangat berharap percepatannya benar-benar terjaga, karena bagi warga yang pernah terdampak, musim hujan berikutnya bukan sekadar soal cuaca, tetapi soal keselamatan," tegas Paramitha.
Sebagai bentuk komitmen nyata di lapangan, BBWS Cimanuk–Cisanggarung memutuskan untuk menggeser fokus sumber daya mereka ke wilayah Brebes.
Kepala BBWS Cimanuk–Cisanggarung, Agus Kuncoro, menyatakan bahwa alokasi penggunaan alat berat untuk normalisasi sungai di Brebes kini meningkat drastis. Jika sebelumnya hanya dijatah 5 persen, kini kapasitas alat berat yang dikerahkan mencapai 50 persen.
"Kami mengalokasikan sekitar 50 persen sumber daya alat berat ke Brebes sebagai bentuk komitmen pelayanan. Penanganan harus dilakukan dari hulu hingga hilir secara berkesinambungan agar hasilnya optimal," jelas Agus.
Selain penguatan tanggul dan pengerukan sungai, pemerintah juga telah menyalurkan 350 unit bronjong untuk penanganan darurat di titik-titik rawan jebol.
Proyek kolaborasi ini ditargetkan tidak hanya mengamankan ribuan rumah warga di Kecamatan Ketanggungan dan sekitarnya, tetapi juga menyelamatkan ratusan hektare lahan pertanian produktif yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat lokal.
Melalui sinergi ini, Pemkab Brebes berharap trauma masyarakat setiap kali hujan turun dapat perlahan menghilang, berganti dengan rasa aman berkat kehadiran negara dalam pembangunan infrastruktur pencegah bencana.