Rabu, 19/09/2012, 12:07:05
Kuota Kursi DPRD Kota Tegal Diprediksi Menjadi 35
JAY-Riyanto Jayeng

Divisi Hukum KPU Kota Tegal, Agus Wijanarko SH

PanturaNews (Tegal) - Kuota kursi perwakilan di DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, yang berjumlah 30 kursi, diprediksi pada Pemilu 2014 akan bertambah 5 kursi sehingga jumlah keseluruhan menjadi 35 kursi. Demikian dikatakan Divisi Hukum KPU Kota Tegal, Agus Wijanarko SH, Selasa 18 September 2012.

Pernyataan itu disampaikan sehubungan adanya pemberitahuan secara tertulis dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal, terkait jumlah penduduk Kota Tegal sesuai statistik penduduk berdasarkan kelompok umur per tanggal 31 Agustus 2012 sebanyak 306.338 jiwa.

Agus mengatakan, sesuai Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012, tentang Pemilu DPR, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kota/Kabupaten, daerah kota/kabupaten yang memilki penduduk lebih dari 300 ribu, maka jumlah kursi di DPRD 35.

Secara rinci Agus menjelaskan, pertambahan penduduk di setiap Kecamatan yaitu, Kecamatan Tegal Barat 73,122 jiwa, Tegal Timur 93.116 jiwa, Tegal Selatan 71,653 jiwa dan Margadana 68.447 jiwa.

“Data ini secepatnya akan dikirimkan ke KPU Pusat, untuk dijadikan dasar penetapan jumlah kursi di DPRD Kota Tegal, yang akan diperebutkan dalam Pemilu Legisdlatif 2014 mendatang. Dengan data jumlah penduduk dari Disdukcapil Kota Tegal, kami yakin jumlah kursi di DPRD Kota Tegal pada Pemilu 2014 akan tambah.," kata Agus.

Menurut Agus, tahapan Pemilu Legislatif tahun 2014 telah dilaksanakan, yakni pendaftaran Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu. Dan saat ini masih tahapan pendaftaran, dengan agenda melengkapi persyaratan Parpol. Setelah itu, KPU akan melakukan verfikasi faktual atas persyaratan yang diajukan 19 Partai Politik (Parpol) yang telah mendaftar di KPU Kota Tegal.

"19 Parpol yang mendaftar di KPU akan kami lakukan verifikasi faktual semua, sebab 19 Parpol tersebut lolos di KPU Pusat. Sedangkan penetapan Parpol peserta Pemilu tahun 2014, yang bisa mengikuti di Kota Tegal akan kami tetapkan pada bulan Desember 2012," tegasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita