Rabu, 07/12/2011, 04:49:41
Tertangkap, Penjambret Babak Belur Dihakimi Massa
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Naas betul nasib yang dialami Untung (45), warga Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pasalnya, pria yang bekerja sebagai pelelangan koran bekas di Jakarta ini, tertangkap massa, Rabu 07 Desember 2011, sekitar pukul 10.00 WIB, setelah gagal menjabret kalung emas milik ibu-ibu dari lehernya. Untung dihakimi massa hingga babak belur di bagian wajahnya.

Informarmasi yang berhasil dihimpun PanturaNews dilapangan, menyebutkan pelaku yang dikarunia tiga anak ini, melakukan aksi kejahatannya dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Nuvo. Saat pelaku berada di Desa Slatri, Kecamatan Bulakamba, melihat seorang ibu yang sedang berjalan menggunakan perhiasan kalung emas.

Namun, saat pelaku hendak menjabret kalung emas milik ibu-ibu yang belum diketahui identitasnya ini, pelaku langsung kabur karena korban berteriak minta tolong kepada warga desa setempat. Mendengar teriakan tersebut, pelaku panik dan langsung kabur dengan sepeda motor yang digunakannya.

Wargapun langsung mengejar pelaku hingga akhirnya berhasil tertangkap di area persawahan Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba. Setelah tertangkap, massa langsung menghakimi pelaku hingga babak belur di bagian wajahnya.

Beruntung saat itu petugas kepolisian segera mengamankan pelaku dari amukan massa, setelah sebelumnya mendapat laporan dari warga.

Setelah berhasil mengevakuasi pelaku dari amuk massa, petugas langsung menggelandangnya ke Mapolres Brebes berikut barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Nuvo G 3954 KP, dompet berisi uang Rp 50 ribu dan identitas pelaku serta satu buah HP Nexian.

Usai diminta keterangan oleh petugas Polres Brebes, kepada PanturaNews, pelaku mengakatan dirinya mengaku terpaksa melakukan aksi penjabretan. karena sedang terhimpit ekonomi.

"Saya terpaksa melakukan aksi penjabretan karena sedang terhimpit ekonomi," ujar Untung.

Untuk mempertanggung jawaban aksinya, kini Untung mendekam dalam Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita