Walikota dan Ketua DPRD Kota Tegal foto bersama kader PDI Perjuangan usai melakukan kerja bakti normalisasi sungai (Foto: Gaharu)
PanturaNews (Tegal) - Bersama-sama masyarakat dan kader PDI Perjuangan, Walikota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak dan Ketua DPRD Kota Tegal, H Edi Suripno SH, blusukan di saluran irigasi yang kotor dan berlumpur. Kedua pimpinan pemerintahan yang memiliki basis partai PDI Perjuangan itu tidak segan-segan terus membenamkan kedua kakinya ke dalam lumpur hitam, sembari tangannya sibuk mencangkuli tebing sungai yang ditumbuhi rumput liar.
Peristiwa itu terjadi dalam acara kerja bakti missal yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, di saluran irigasi yang berlokasi di perbatasan Kelurahan Bandung, Kota Tegal dengan Desa Kepandaian, Kabupaten Tegal, Minggu 13 November 2011. Turut blusukan dalam lumpur, Lurah Bandung, Ratono, Lurah Keturen, Aris Suroso dan Danramil Tegal Selatan, Kapt. Radiono.
Kerja bakti yang berlangsung sejak pukul 07.30-10.00 WIB, ditutup dengan penyerahan bantuan benih padi pemerintah secara simbolik oleh Walikota Tegal kepada 3 orang perwakilan Kelompok Tani Rukun Jaya. Pada kesempatan itu, Ikmal Jaya menyampaikan, agar para petani yang tergabung dalam kelompok tani Rukun Jaya bisa memanfaatkan benih padi bantuan itu sebaik-sebaiknya.
“Bantuan benih padi bibit unggul ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap keberlangsungan pertanian. Hendaknya para petani yang telah menerima bantuan benih ini dapat memanfatkan benih sebaik-baiknya dan dapat memperlakukan padinya sehingga tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang berlimpah,” kata Ikmal.
Ketua DPAC PDI Perjuangan Tegal Selatan, Turnya mengatakan, kader PDI Perjuangan harus dekat dengan rakyat, khususnya rakyat kecil yang sering diistilahkan dengan wong cilik. Katagori wong cilik itu seperti buruh, nelayan dan petani. Untuk kader PDI Perjuangan Tegal Selatan diharapkan tidak asing dengan sektor pertanian, mengingat di wilayah Tegal Selatan sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian petani dan pedagang.
“Melalui kerja bakti normalisasi saluran irigasi dan pemberian simbolik bantuan benih padi ini kami minta agar hubungan dekat antara PDI Perjuangan dengan masyarakat petani terus dipertahankan,” kata Turnya.
Sementara, Ketua Kelopok Tani Rukun Jaya, Rismono menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang telah peduli memberikan bantuan benih padi secara gratis. Pihaknya bersama dengan petani lain yang tergabung dalam kelompok tani Rukun Jaya wilayah Kelurahan Tunon dan Keturen berjanji akan memanfaatkan benih padi unggul itu sebaik-baiknya.
Rismono menambahkan, bantuan benih padi unggulan yang diterima kelompok tani Rukun Jaya berjumlah 125 kantong dengan berat per kantongnya 5 Kg atau total bantuan benih padi itu berjumlah 6,25 Kwintal. “Kami menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan benih padi secara cuma-Cuma,” ujarnya.