H Sumito SIP
PanturaNews (Tegal) - Penyelenggaran bursa tenaga kerja atau Job Fair harus mampu meminimalisir jumlah pengangguran. Demikian dikatakan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal, H Sumito SIP menjelang pembukaan gelar Job Fair di Gedung Pusat Promosi dan Informasi Bisnis (PPIB) Kota Tegal, Senin 20 Juni 2011.
Menurut Sumito, jika penyelenggaraan Job Fair itu bisa dilaksanakan setiap tahun, maka sangat berpotensi untuk mengentaskan pengangguran. Dengan demikian Job Fair itu dapat dikatagorikan sebagai wahana para pencari kerja untuk cepat mendapatkan pekerjaan.
Lebih jauh dikatakan, dalam penyelenggaraan Job Fair pertama kalinya di tahun 2010, mampu menyerap 2050 tenaga kerja dari 5000 formulir yang disediakan panitia. Seribu lebih para penganggur itu sudah tersalurkan ke perusahaan-perusahaan di Batam, Bintan, jakarta, Surabaya, Semarang dan lokal Kota Tegal.
“Job Fair ini harus bisa meminimalisir jumlah pengangguran baik dalam kota Tegal maupun kota-kota lain yang berada dalam kawasan eks karisidenan Pekalongan. Karena Job Fair ini tidak hanya ditujukan bagi warga Kota Tegal saja, warga kota-kota lain pun ikut terlibat dalam Job Fair ini,” kata Sumito.
Sumito mengungkapkan, untuk kota Tegal sendiri saat ini terdapat 12.000 lebih jumlah pengangguran dari berbagai strata pendidikan. Dari jumlah tersebut, yang sangat antusias mencari kerja sekitar 9000 orang.
“Pokoknya penyelanggaran Job Fair ini sangat bermanfaat bagi para pencari kerja. Rencananya Job fair ini akan diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 21-22 Juni 2011. Untuk pembukaan rencananya akan dilakukan oleh Menteri Tenaga Kerja, Muhaimin Iskandar pada Selasa 21 Juni,” tandas Sumito.