Menghindari bus, truk bermuatan semen cair tabrak pasar. Tujuah orang tewas seketika. (Foto: Kuntoro)
PanturaNews (Brebes) - Sedikitnya tujuh orang tewas seketika dalam kecelakaan tunggal truk tangki pengangkut semen cair di pasar tradisional di Terminal Angkutan Kota Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 25 Maret 2011 sekitar pukul 05.00 WIB. Kecelakaan maut itu juga mengakibatkan belasan orang luka-luka.
Korban tewas adalah Tri Murdiningsih (34) warga Saditan Brebes, Raswi (40) warga Pulosari Brebes, Sami (30) warga Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Sumiat (40) warga Saditan Baru Brebes dan Darisah (41) warga Kalinyamat Kulon Margadana Kota Tegal.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Matrius mengatakan korban tewas sebelumnya lima orang. Kini bertambah dua orang lagi, sehingga menjadi tujuh orang.
“Ada dua korban tewas lagi,” ujar Matrius melalui sambungan telepon.
Namun Matrius mengaku belum mengetahui pasti identitas seluruh korban meninggal. Pasalnya, tidak hanya pedagang yang menjadi korban, namun ada beberapa pembeli yang tidak dikenali oleh pedagang lainnya. Polisi masih berusaha mencari tahu identitas seluruh korban, baik meninggal maupun luka.
Dugaan sementara, lanjut Matrius, truk bernopol B-974-EG yang dikemudikan Erman Samsuri, mengantuk sehingga tak bisa menghindari bus yang berada di depannya. Truk bergerak terlalu ke kanan, sehingga menyambar orang yang berada di trotoar pasar.
Dari keterangan sejumlah saksi yang dihimpun menyebutkan, saat itu truk yang melaju dengan kencang dari arah timur tiba-tiba saja nylonong ke kanan dan langsung menabrak kerumunan warga yang sedang berada di pasar tradisonal tersebut, alhasil korban tak bisa menghindar.
“Saya tidak tahu mas, tiba-tiba ada truk nylonong di depan saya. Sampai sekarang saja saya masih gemeteran,” tungkas Ningsih, seorang pedagang sayur yang selamat dari sambaran truk.
Bersama warga, petugas langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Dari data yang tercatat ada 7 korban tewas dan 7 lainya mengalami luka-luka berada di RSUD Brebes dan RS Dedi Jaya.
Polisi mengamankan sopir dan mengumpulkan keterangan para saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.