Jumat, 07/01/2011, 16:37:00
Telusuri MoU Pasifik Mall, Pansus I DPRD Panggil Asisten II dan Notaris
JAY-Riyanto Jayeng

Anggota Pansus I DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKB, Hery Budiman (Foto: SL Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Sebagai langkah awal mengurai sengketa lahan di area Pasifik Mall Kota Tegal, Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, akan menghadirkan Asisten II Setda Kota Tegal, Suryaningsih Budi Astuti SH untuk dimintai keterangan seputar nota kesepemahaman (MoU), kerjasama antara Pemkot Tegal dengan PT Sri Tanaya Megatama Raya selaku induk dari Pasifik Mall.

Demikian ditegaskan anggota Pansus I dari Fraksi PKB, Hery Budiman, Jumat 07 Januari 2011. Menurutnya, surat panggilan untuk Asisten II sudah dilayangkan dan diharapkan yang bersangkutan bisa hadir pada Senin 10 Januari 2011, untuk memberi keterangan di depan Pansus terkait kesepakatan kerjasama usaha.

Hery Budiman menegaskan, pada hari yang sama, Pansus I juga memanggil Hertanti Pindayani SH, selaku notaris yang mengetahui proses kepemilikan lahan seluas 400 meter persegi, yang kini menjadi lahan sengketa antara Made Widiana dengan PT Sri Tanaya Megatama Raya, Pemkot Tegal dan Gatot Iswana.

“Masing-masing sudah kami surati agar bisa hadir memenuhi undangan Pansus I untuk dimintai keterangan seputar sengketa lahan Pasifik Mall. Kami sangat berharap, warga yang mendapat panggilan Pansus I dapat bersikap kooperatif agar persoalan ini cepat selesai,” kata Hery.

Lebih jauh Hery mengatakan, inventarisir data mengenai Pasifik Mall terkait MoU usaha dan sengketa lahan, akan terus dilakukan Pansus I dengan memanggil sejumlah mantan pejabat maupun warga yang diperkirakan mengetahui duduk persoalannya.

“Jika dipelajari sekilas, sumber utama yang paling mengetahui persoalan sengketa lahan dan kerjasama usaha antara PT Sri Tanaya Megatama Raya, adalah Gatot Iswana. Sebab peranan Gatot dalam hal ini adalah sebagai perantara antara Pemkot Tegal dengan PT Sri Tanaya Megatama Raya dan Made Widiana. Pansus I harus secepatnya menghadirkan Gatot,” tandas Hery.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita