Jumat, 19/06/2026, 00:18:55
GILA! Harga Motor Listrik di-Mark Up Rp47 Juta Per Unit? Kejagung Segel 2 Gudang Raksasa!
Korupsi MBG
LAPORAN TIM PANTURANEWS

PanturaNews (Jakarta) — Kasus dugaan korupsi proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) memasuki babak baru yang mencengangkan! 

Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung baru saja melakukan penyegelan besar-besaran terhadap aset raksasa berupa belasan ribu unit motor listrik operasional.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 17.600 unit motor listrik yang sedianya digunakan untuk operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) kini resmi diberi garis sita oleh Kejagung.

Dua gudang raksasa di kawasan Sentul dan Cikarang yang menjadi tempat penyimpanan motor-motor tersebut kini sepi dan dijaga ketat.

Modus HPS Palsu: Harga Motor Meroket hingga Rp47 Juta!

Yang membuat publik geleng-geleng kepala adalah modus operandi yang dibongkar oleh pihak kejaksaan. 

Pengadaan motor listrik yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp1,1 triliun ini diduga kuat menjadi ladang basah mark-up atau penggelembungan harga oleh para tersangka, termasuk menyeret nama Dadan Hindayana cs.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, membeberkan bahwa penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dalam proyek ini direkayasa secara melawan hukum. Akibatnya, harga per unit motor listrik yang dibeli melonjak tidak masuk akal dari harga riil di pasaran.

"Untuk mark-up-nya, itu sedang kami hitung secara pastinya. (Tapi harga motornya) kurang lebih sama, hampir sama dengan nilai pengadaan, sekitar 40 sekian... Rp47 juta kurang lebih ya," ungkap Syarief di Gedung Bundar Kejagung.

Penyisiran Masih Berlanjut

Penyegelan yang berlangsung maraton sejak Rabu (17/6) hingga Kamis (18/6) ini ternyata belum berakhir. Kejagung memberi sinyal bahwa jumlah 17.600 unit motor yang disita dari Sentul dan Cikarang baru permulaan.

"Masih berjalan sampai hari ini belum selesai. Ada beberapa titik kami cek," tambah Syarief.

Lalu bagaimana nasib program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program strategis nasional ini? Pihak Kejagung menegaskan mereka kini sedang berkoordinasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Rencananya, belasan ribu motor listrik ini akan tetap diupayakan untuk didistribusikan ke daerah-daerah agar program makan gratis tidak lumpuh, meski proses hukum dan pelacakan aliran dana korupsi bernilai triliunan rupiah ini terus berjalan terarah.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita