Ilustrasi
PanturaNews (Tegal) - Penanganan luapan air pasang (Rob) yang kerap menggenangi sebagian pemukiman penduduk di wilayah Kota Tegal bagian utara harus dilakukan secara komperehensif. Demikian dikatakan anggota Komisi III DPRD Kota Tegal dari Fraksi PAN Peduli Rakyat, Abdullah Sungkar ST SE, Kamis 06 Januari 2011.
Menurut Sungkar, pemerintah Kota Tegal melalui SKPD yang terkait harus memahami kondisi topografi wilayah yang sering menjadi langganan Rob. Hal itu dimaksudkan agar dalam penanganannya benar-benar tepat sasaran.
“Untuk menangani Rob, Pemkot harus menguasai kondisi topografi lokasi langganan Rob. Sehingga infrastruktur yang akan diterapkan di lokasi benar-benar berfungsi untuk menangani Rob,” kata Sungkar.
Sementara, Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tegal, Eko Setiawan, saat dikonfirmasi soal bentuk penanganan Rob mengatakan, Pemkot Tegal sudah memiliki hasil kajian penanganan Rob yang dikeluarkan oleh konsultan CV Gajendra dari Semarang.
Menurut Eko, terdapat 5 komponen bentuk penanganan Rob yang direkomendasikan oleh konsultan. Kelima komponen itu antara lain, perbaikan drainase dan peninggian jalan, pembuatan kolam retensi, pembuatan dinding laut, talud sungai dan bendung karet.
“Semuanya itu hasil kajian, kalau memang mau penanganan Rob secara komperehensif, maka kelima komponen bentuk penanganan Rob itu harus diterapkan semua. Tentunya yang menjadi pertimbangan hanya masalah waktu dan biaya,” kata Eko.
Eko menjelasakan, meskipun break water (pemecah gelombang) tidak termasuk dalam kompoenen penanganan Rob, akan tetapi keberadaan break water secara tidak langsung dapat menjadi penghambat terjadinya Rob.
“Waktu yang dibutuhkan untuk penanganan Rob dengan 5 komponen tadi paling sedikit sampai 20 tahun dengan biaya paling sedikit untuk wilayah sebelah barat Kali Kemiri mencapai Rp 205 Miliar. Demikian juga untuk wilayah di sebelah timur Kali Kemiri yang biayanya bisa lebih besar,” ujarnya.
Eko menambahkan, potensi wilayah yang tergenang Rob di Kota Tegal sebelah utara yaitu sepanjang kawasan pantai yakni 12 Km. Sedangkan untuk kedalaman Rob, masing-masing blok bervariatif.