Kepala Dislatan Kota Tegal, Agus Santoso (Foto: SL Gaharu)
PanturaNews (Tegal) - Sejumlah karyawan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Kota Tegal akhir-akhir ini mengaku resah. Hal itu menyusul adanya isu mutasi setelah adanya penyerahan pengelolaan TPI dari Pemprov Jawa Tengah ke Pemkot Tegal.
Keresahan yang dialami para karyawan tersebut disampaikan ke sejumlah anggota Komisi II DPRD yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, H Yakin Basuki bersama Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Agus Santoso, di sela-sela meninjau proses lelang ikan di TPI Pelabuhan, Kamis 06 Januari 2011.
Salah seorang karyawan TPI Pelabuhan, Supangkat mengatakan, para karyawan resah karena mereka khawatir dipindah. Pasalnya, apabila hal itu terjadi perlu membutuhkan proses penyesuaian yang cukup lama ketika bekerja di tempat baru.
"Pekerjaan di TPI dituntut cermat dan cepat, karena itu apabila terjadi pemindahan karyawan diperkirakan akan muncul persoalan baru sehingga hasilnya tidak bisa maksimal," kata Supangkat.
Hal serupa juga disampaikan karyawan lainnya, Sugiyono. Menurut dia, selain masalah tersebut pihaknya berharap ada kenaikan honor serta perbaikan sarana prasarana. Hal itu dimaksudkan agar suasana kerja menjadi lebih baik dan hasilnya bisa terus meningkat.
Menanggapi masalah tersebut, Kepala Dislatan Kota Tegal, Agus Santoso menyatakan, isu tentang pemindahan karyawan tidak benar. Selama mereka bekerja baik dan sesuai dengan ketentuan yang ada dipastikan tidak ada mutasi.
Dia mengemukakan, justru dengan adanya penyerahan pengelolaan TPI dari Pemprov Jateng ke Pemkot Tegal, kesejahteraan seluruh karyawan akan ditingkatkan. Minimal mereka akan mendapatkan honor sesuai upah minimum kota (UMK). "Tentang sarana dan prasarana akan dilakukan perbaikan, karena sudah dianggarkan dalam APBD tahun 2011," ujarnya.
Agus Santoso mengatakan, jumlah karyawan di tiga TPI, yaitu TPI Pelabuhan, TPI Jongor dan TPI Muarareja tercatat sebanyak 52 orang. Terdiri 19 karyawan bekerja di TPI Pelabuhan, 12 orang di TPI Jongor dan 6 orang di TPI Muarareja serta sisanya merupakan petugas satpam.
Ditambahkan, TPI Pelabuhan merupakan TPI terbaik dan terbersih se-Pemprov Jateng. Sesuai data yang ada, jumlah raman selama tahun 2010 mencapai Rp 129.434.980.000, dengan jumlah restribusi yang masuk mencapai Rp 6.471.999.000. Adapun jumlah kapal yang melakukan lelang sebanyak 1.097 kapal dengan jumlah produksi mencapai 17.746.862 ton.