Selasa, 28/12/2010, 18:22:00
Sayap Jembatan Longsor, Alur Aliran Air Kalikeruh Disodet
ZM-Zaenal Muttaqin

Alat berat jenis becho digunakan untuk pekerjaan penyodetan Kalikeruh Bumiayu. (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Bumiayu) - Upaya penangan pada jembatan Kalikeruh di Jalan Lingkar Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, yang nyaris putus akibat longsor pada sayapnya terus dilakukan. Selain perbaikan pada bagian sayap jembatan, juga penyodetan sungai untuk memperbaiki alur aliran dan pemasangan bronjong pengaman tebing.

Pantauan PanturaNews, Selasa 28 Desember 2010 siang, nampak sebuah alat berat jenis becho tengah digunakan untuk pekerjaan penyodetan sungai di aliran Dukuh Blere, Desa Adisana, atau sekitar 200 meter dari jembatan Kalikeruh yang longsor. Pekerjaan penyodetan yang dimulai sejak Sabtu 25 Desember 2010 lalu sempat terhenti selama dua hari, karena terjadi kerusakan pada alat berat.

"Kemarin berhenti dua hari karena ada kerusakan," kata Agus Supriyanto, pelaksana pekerjaan penyodetan.

Menurut Agus, pekerjaan penyodetan rencananya sepanjang sekitar 100 meter dengan lebar 19 meter itu, dimaksudkan untuk mengembalikan alur sungai ke aliran semula. Selain itu, untuk menjaga aliran tidak berpindah lagi, sekaligus untuk pengaman pemukiman akan dipasang bronjong pengaman tebing sepanjang 60 meter dengan enam lapis.

"Setelah disodet juga akan dipasang bronjong pengaman," ucap Agus.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita