Akibat longsor jalan provinsi ruas Bumiayu-Tuwel nyaris putus. (FT: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Jalan provinsi ruas Bumiayu-Tuwel nyaris putus. Pasalnya, jalan yang menjadi satu-satunya penghubung antara Kecamatan Bumiayu dengan Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah itu mengalami longsor. Lokasi tepatnya di jalur Dukuh Sabrang, Desa Mendala, Kecamatan Sirampog.
Pantauan PanturaNews, Senin 27 Desember 2010 pagi, di lokasi nampak jalan mengalami longsor sepanjang 10 meter dan lebar dua meter, sehingga badan jalan hanya tersisa dua meter. Kendaraan yang melintasinya harus hati-hati dan bergantian dengan kendaraan lainnya. "Jalannya sempit, mobil tidak bisa simpangan," ujar Sukhaemi (53), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi longsor.
Menurut Sukhaemi, jalan longsor akibat terjangan air yang meluber ke badan jalan ketika terjadi hujan beberapa waktu lalu. Saluran air yang ada di sisi jalan tidak mampu menampung air yang besar dan mengalir dengan deras, akhirnya tanggul pengaman tebing jalan setinggi dua meter ambrol dengan badan jalannya. "Tanggulnya tidak mampu menahan aliran air yang meluber ke jalan," katanya.
Sementara itu, Camat Sirampog, Asfarudin SSos ketika dihubungi mengatakan, ruas jalan Bumiayu-Tuwel kewenangan penanganannya ada pada Bina Marga Provinsi. Namun begitu, pihaknya telah melaporkan longsornya jalan tersebut ke Pemkab Brebes untuk dilanjutkan ke Pemprov. "Kami sudah laporkan sejak jalan itu mengalami longsor," ujarnya.
Dikatakan, jalan Bumiayu-Tuwel merupakan satu-satunya akses penghubung Kecamatan Sirampog dengan Kecamatan Bumiayu, karena jalan tersebut sangat vital. Selama ini juga menjadi jalur distribusi hasil sayuran dari wilayah Sirampog untuk dikirim ke luar daerah.
"Bagi warga Sirampog, jalan itu sangat vital karenanya diharapkan perbaikan jalan yang longsor itu segera dilakukan," pungkas Asfarudin.