PanturaNews (Brebes) – Nasib apes menimpa seorang pedagang es teh di kawasan Pasar Jatibarang, Kabupaten Brebes.
Sedang asyik menunggu pembeli, lapak tempatnya mengais rezeki mendadak dihantam truk oleng hingga dirinya harus dilarikan ke puskesmas, Kamis (23/7/2026).
Kecelakaan beruntun tersebut diduga kuat dipicu oleh sopir truk yang mengantuk berat usai menempuh perjalanan jauh dari luar kota.
Berdasarkan data dari Satlantas Polres Brebes, insiden bermula saat truk bak bernomor polisi G 8179 ZN melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Provinsi ruas Jatibarang-Slawi.
Truk tersebut dikemudikan oleh M Nur Faiq Muzaqi (31), warga Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.
Setibanya di dekat Pasar Jatibarang, rasa kantuk tak tertahankan diduga membuat sang sopir kehilangan kendali. Truk mendadak oleng ke kiri dan secara membabi buta menyeruduk beruntun serangkaian bangunan di pinggir jalan.
Tak main-main, empat bangunan hancur dihantam armada besi tersebut, yakni area depan Pelangi Laundry, kontainer Es Teh, Rumah Makan Padang, hingga fasilitas area depan sebuah sekolah.
"Dari keterangan awal, sopir mengaku mengantuk berat setelah melakukan perjalanan dari luar kota usai mengirim muatan tebu ke Cirebon," ujar Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Brebes, Ipda Arenas Bayu Setiadi.
Akibat benturan keras tersebut, pedagang es teh dan sopir truk mengalami luka-luka di sekujur tubuh. Warga sekitar yang geger langsung mengevakuasi kedua korban ke Puskesmas Jatibarang untuk mendapatkan penanganan medis.
Bangkai truk yang ringsek kini telah dievakuasi dan diamankan ke Polsek Jatibarang guna penyelidikan lebih lanjut.
"Kami tak bosan-bosan mengimbau kepada seluruh pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk demi keselamatan bersama," tegas Ipda Arenas.