Minggu, 19/07/2026, 14:52:50
HUT ke-51 IPSM, Pemkab Brebes Ajak Relawan Sosial Keroyok Kemiskinan Ekstrem
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten Brebes mengajak Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jawa Tengah berkolaborasi "mengeroyok" penanganan kemiskinan ekstrem secara terpadu. 

Sinergi ini diperlukan agar program jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi tepat sasaran di tingkat akar rumput.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Brebes Wurja dalam Sarasehan Peran Pemerintah dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Pendopo Kabupaten Brebes, Sabtu malam , 18 Juli 2026. 

Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 IPSM tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Wurja mengatakan kemiskinan ekstrem bukan lagi sekadar persoalan angka makroekonomi, melainkan tantangan kemanusiaan yang mendesak. 

Menurut dia, intervensi pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan berlapis dari pekerja sosial, akademisi, hingga dunia usaha.

"Percepatan penanganannya membutuhkan sinergi semua elemen masyarakat agar setiap program benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan," ujar Wurja.

Salah satu program strategis yang kini tengah digulirkan Pemkab Brebes untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi adalah Sekolah Rakyat. 

Lewat program ini, anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dijamin mendapatkan akses pendidikan yang layak secara gratis. Wurja meminta para relawan IPSM ikut mengawal program ini agar tidak salah sasaran.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur menegaskan bahwa kunci utama efektivitas program perlindungan sosial terletak pada validitas data. 

Ia meminta relawan IPSM di lapangan aktif menyisir warga rentan yang belum terdata agar bisa dimasukkan ke dalam program Sekolah Rakyat.

"Jika menemukan warga dari keluarga kurang mampu yang memenuhi kriteria, bantu memastikan datanya masuk," kata Imam.

Sementara itu, Ketua IPSM Provinsi Jawa Tengah Bambang Edy Wahono menyatakan kesiapan para relawan untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Berbekal pengalaman mendampingi masyarakat rentan selama lebih dari lima dekade, IPSM berkomitmen memperkuat basis data kemiskinan dari tingkat desa.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita