Senin, 23/02/2026, 09:18:27
Edukasi Privasi Tubuh di SDN Paguyangan 01: Menanamkan Kesadaran dan Keberanian Sejak Dini
OLEH: TIM KELOMPOK 13 KKN MAHASISWA UPB
.

DALAM upaya membangun lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak, mahasiswa KKN Kelompok 13 Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes, melaksanakan kegiatan edukasi mengenai privasi tubuh di SDN Paguyangan 01, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja yang berfokus pada perlindungan anak, serta pembentukan karakter yang kuat dan berani sejak usia dini.

Edukasi mengenai privasi tubuh sangat penting diberikan sejak usia sekolah dasar. Anak-anak perlu memahami bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri dan memiliki batasan yang harus dihormati oleh orang lain. Melalui pemahaman ini, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa percaya diri serta mampu menjaga dan melindungi dirinya.

Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana, ramah, dan mudah dipahami oleh siswa. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa setiap orang memiliki bagian tubuh pribadi yang tidak boleh dilihat atau disentuh sembarangan oleh orang lain. Anak-anak juga dikenalkan pada konsep “sentuhan baik” dan “sentuhan tidak baik”.

Sentuhan baik adalah sentuhan yang membuat anak merasa aman, nyaman, dan tidak menimbulkan rasa takut, seperti berjabat tangan atau pelukan dari orang tua. Sedangkan sentuhan tidak baik adalah sentuhan yang membuat anak merasa tidak nyaman, takut, atau ingin menjauh.

Penjelasan ini disampaikan melalui cerita, ilustrasi sederhana, dan sesi tanya jawab agar anak-anak lebih mudah memahami situasi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga diajak untuk memahami pentingnya berkata “tidak” ketika merasa tidak nyaman.

Mahasiswa KKN menekankan bahwa berani berkata tidak bukanlah tindakan yang tidak sopan, melainkan bentuk perlindungan diri. Anak-anak juga diberi pemahaman untuk segera menjauh dari situasi yang mencurigakan dan melaporkan kepada orang tua atau guru yang dipercaya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang hangat dan interaktif. Para siswa terlihat antusias dan aktif bertanya maupun berbagi pendapat. Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan siswa SDN Paguyangan 01 tidak hanya memahami pentingnya menjaga privasi tubuh, tetapi juga mampu menghargai batasan diri dan orang lain.

Kolaborasi antara pihak sekolah dan mahasiswa KKN 13 Desa Paguyangan menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai perlindungan diri serta membangun generasi yang lebih sadar, berani, dan peduli. Karena menjaga diri adalah bentuk penghargaan terhadap diri sendiri, dan menghormati batasan orang lain adalah cerminan karakter yang baik.

Tim Kelompok 13 KKN Mahasiswa UPB di Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Tri Agung Nugroho (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Ulfi Amelin (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Putri Iftikhatun Inayah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ayu Fatimah Az Zahra (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Hesti Puspita Sari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).

Muhamad Haekal Wildani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Nurul Hasanah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ana Istifadah (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Intan Maulida Putri (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Miko Ardiyanto (Fakultas Sains dan Teknologi).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita