Senin, 23/02/2026, 08:55:15
Mahasiswa KKN UPB Sosialisasikan Rocket Stove untuk Pengelolaan Sampah di Masjid Gembor
OLEH: TIM KELOMPOK 28 KKN MAHASISWA UPB
.

UPAYA menjaga kebersihan lingkungan terus digencarkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 28 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, melalui kegiatan sosialisasi pemanfaatan rocket stove untuk pembakaran sampah organik.

Kegiatan sosialisasi pemanfaatan rocket stove tersebut dilaksanakan pada Jumat 21 Februari 2026, bertempat di Masjid Gembor dan dihadiri oleh warga Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kebiasaan pembakaran sampah secara terbuka yang berpotensi menimbulkan asap tebal, pencemaran udara, serta gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN memperkenalkan rocket stove sebagai alternatif alat pembakaran yang lebih efisien, terkontrol, dan ramah lingkungan, khususnya untuk sampah organik seperti daun kering, ranting, dan limbah kebun.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa menjelaskan bahwa rocket stove bekerja dengan sistem pembakaran vertikal yang memaksimalkan sirkulasi udara sehingga menghasilkan suhu tinggi dengan asap yang lebih minim.

Desain ruang bakar yang tertutup membuat proses pembakaran lebih cepat dan tidak menyebarkan percikan api ke sekitar, sehingga lebih aman dibandingkan metode pembakaran terbuka.

Ketua Kelompok 28 menyampaikan bahwa teknologi ini termasuk dalam kategori teknologi tepat guna karena dapat dibuat dari bahan sederhana dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar, seperti batu bata, drum bekas, dan pipa besi.

“Kami ingin memberikan solusi yang realistis dan bisa langsung diterapkan oleh masyarakat. Rocket stove ini tidak membutuhkan biaya besar, tetapi manfaatnya cukup signifikan dalam membantu pengelolaan sampah organik,” jelasnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi langsung proses pembakaran sampah organik menggunakan rocket stove. Mahasiswa memperagakan cara penyusunan bahan bakar, teknik menjaga aliran udara, serta langkah-langkah keamanan saat proses pembakaran berlangsung.

Warga tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, bahkan beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan terkait daya tahan alat dan kapasitas pembakaran dalam sekali penggunaan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Rajawetan semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan tidak lagi melakukan pembakaran secara sembarangan. Abu hasil pembakaran juga disarankan untuk dimanfaatkan sebagai campuran pupuk kompos, sehingga limbah organik dapat kembali bernilai guna.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Gembor ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dengan adanya inovasi sederhana seperti rocket stove, diharapkan tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Tim Mahasiswa KKN Kelompok 28 UPB di Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes:

Usama (Fakultas Sains dan Teknologi), Silvi Cahyaningjati (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Aisatul Fadilah (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Indah Ghina B.A (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).

Fany Rio Aprilian (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Farah Alifia Saputri (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Rizki Wandira (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Diah Indrasari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), M. Azzam Zuhdi (Fakultas Sains dan Teknologi), Sendi Febriansyah (Fakultas Sains dan Teknologi).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita