Minggu, 22/02/2026, 23:01:54
Dari Ruang Mengaji Lahir Bait-Bait Mimpi: Mahasiswa Hidupkan Semangat Puisi di TPQ Al-Muhajirin
OLEH: TIM KELOMPOK 12 KKN MAHASISWA UPB
.

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, kembali menunjukkan peran aktifnya melalui kunjungan edukatif ke TPQ Al-Muhajirin di Kadus Dua RW 2 RT 8 Desa Pagojengan, b Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Kegiatan edukatif ini, menghadirkan sosialisasi materi puisi, sekaligus lomba menulis puisi sebagai bagian dari implementasi program kerja Divisi Pendidikan KKN UPB.

Di tempat yang biasanya dipenuhi lantunan ayat suci, kali ini suasana terasa berbeda. Anak-anak diajak mengenal puisi bukan sebagai pelajaran yang sulit, melainkan sebagai cara sederhana mengekspresikan perasaan, mimpi, dan pengalaman mereka sehari-hari.

Langkah ini adalah bentuk pendekatan pendidikan yang kreatif dan relevan. Anak-anak desa sering kali memiliki imajinasi yang kaya, tetapi minim ruang untuk menyalurkannya.

Melalui sosialisasi ini, Mahasiswa KKN UPB Kelompok 12 menjelaskan dasar-dasar puisi mulai dari pengertian, unsur sederhana, hingga cara menuangkan ide menjadi bait yang bermakna.

Tak berhenti pada teori, kegiatan dilanjutkan dengan lomba menulis puisi. Tema yang diangkat pun dekat dengan kehidupan mereka seperti: orang tua, guru, cita-cita, hingga keindahan desa. Bait-bait polos yang dituliskan namun tulus, yang mencerminkan cara pandang anak-anak terhadap dunia.

Program ini patut diapresiasi sebagai bentuk penanaman budaya literasi sejak dini. Di tengah arus digital yang kian deras, kemampuan menulis kreatif menjadi keterampilan penting yang sering terabaikan di lingkungan nonformal seperti TPQ.

Mahasiswa KKN UPB tidak hanya hadir sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai penyemangat. Mereka membimbing, memberi contoh, serta memberikan apresiasi atas setiap karya yang ditulis. Bagi anak-anak, penghargaan sederhana itu mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kebanggaan atas karya sendiri.

Dari sudut pandang yang lebih luas, lomba menulis puisi ini bukan hanya tentang siapa yang terbaik. Ia adalah proses belajar untuk berani menuangkan isi hati ke dalam tulisan. Bahkan, bagi sebagian anak, ini mungkin menjadi pengalaman pertama mereka menulis karya sendiri.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa KKN bukan hanya tentang pembangunan fisik atau penyuluhan formal, tetapi juga tentang menyentuh sisi emosional dan kreativitas generasi muda desa.

Jika kegiatan seperti ini terus dilanjutkan dan didukung oleh pengajar TPQ serta orang tua, bukan tidak mungkin akan lahir generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga literasi dan ekspresif.

Pada akhirnya, dari ruang sederhana di TPQ Al-Muhajirin, mahasiswa KKN UPB telah membuktikan bahwa pendidikan tidak selalu harus kaku. Kadang, ia cukup dimulai dari satu bait puisi yang kelak bisa menjelma menjadi suara masa depan.

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi).

Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika). Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen).

Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita